TRIBUNJATIM.COM - Calon petugas haji 2026 disiapkan melalui sistem pelatihan semi militer.
Pelatihan itu dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Melalui pelatihan tersebut, Kemenhaj menilai pola latihan ini penting menyiapkan petugas yang disiplin, profesional dan siap melayani jemaah haji di tanah suci.
Ada sejumlah hal yang ditempa lewat pelatihan ini.
Baca juga: Harta Kekayaan dan Isi Garasi Gus Yaqut Mantan Menteri Agama Tersangka Korupsi Haji
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan, mengatakan pelatihan semi-militer diterapkan karena tugas petugas haji menuntut kesiapan fisik, mental, serta pemahaman medan yang baik.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR pada Rabu (21/1/2026).
"Kenapa kita lakukan secara semi militer? Karena kita membutuhkan mereka siap secara fisik, siap secara disiplin, dan juga kita memerlukan pemahaman medan bagi para calon petugas haji kita,” kata Irfan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Irfan menjelaskan, pembinaan petugas haji tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga penguatan sumber daya manusia (SDM), kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kompetensi pelayanan jemaah di Arab Saudi.
“Petugas haji harus profesional dalam melayani jemaah. Itu meliputi pembinaan SDM, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan kompetensi pelayanan di Tanah Suci,” ucapnya.
Irfan mengungkapkan, Kementerian Haji dan Umrah juga telah melaksanakan Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH embarkasi.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, pada 5 hingga 8 Januari 2026, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Saat ini, Kemenhaj juga tengah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan PPIH Arab Saudi yang diikuti oleh 1.636 calon petugas haji. Diklat tersebut dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Pelatihan ini dirancang dalam dua tahap dengan metode semi militer.
Tahap pertama berupa sesi luring yang berlangsung pada 10 hingga 30 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan sesi daring pada 2 hingga 8 Februari 2026.
Berikut ini cara daftar petugas haji tahun 2026 beserta link pendaftarannya.
Anda dapat mendaftarkan diri di laman Kemenag.
Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M telah dibuka melalui laman resmi Kementerian Agama.
Proses rekrutmen ini berlangsung terbuka, transparan, dan tanpa biaya.
Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui situs https://haji.kemenag.go.id/petugas menggunakan NIK yang belum pernah dipakai untuk pendaftaran tahun ini.
Seleksi tingkat daerah dan PPIH kloter dijadwalkan pada November 2025, sedangkan seleksi PPIH Arab Saudi tingkat pusat berlangsung pada Desember 2025.
Peserta yang lolos akan mengikuti pendidikan dan pelatihan pada Januari hingga Februari 2026.
Berikut cara daftar petugas haji 2026 dalam format poin agar lebih mudah diikuti:
Baca juga: Harusnya Berangkat April, Ribuan Jemaah Haji Jatim 2026 Pilih Tunda Keberangkatan
Baca juga: Daftar Penyakit Tak Lolos Syarat Kesehatan Haji 2026, Bakal Ditolak atau Dipulangkan Jika Terdeteksi