Diiringi Isak Tangis, Jenazah Pramugari Florencia Sudah Diserahkan kepada 2 Kakaknya
January 21, 2026 06:35 PM

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Jenazah pramugari Florencia Lolita Wibisono alias Olen, korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah diserahkan kepada keluarga.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulsel, Kombes Pol dr Muhammad Haris, memimpin proses penyerahan jenazah.

Jenazah Olen dimasukkan ke dalam peti dan setiap langkah identifikasi dilakukan secara teliti. Mulai dari sidik jari, data gigi, DNA, hingga dokumen pendukung. 

Saat peti jenazah diletakkan di hadapan keluarga, suasana menjadi sangat haru.  Natasha Wibisono dan Velix, kakak Olen, menatap jenazah adiknya dengan mata berkaca-kaca.

Raut wajah keduanya terlihat sedih, campuran antara kehilangan, syukur, dan lega karena akhirnya bisa melihat jenazah adik mereka secara langsung.

Velix menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan identifikasi. 

PENYERAHAN JENAZAH - Dua Kakak Florencia Lolita Wibisono (masing-masing baju hitam) Natasha Wibisono dan Velix saat ditemui di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar, Rabu (21/1/2026) Pukul 13.55 WITA. Sang kakak ungkap jenazah Florencia akan diterbangkan ke Jakarta sore ini.
PENYERAHAN JENAZAH - Dua Kakak Florencia Lolita Wibisono (masing-masing baju hitam) Natasha Wibisono dan Velix saat ditemui di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar, Rabu (21/1/2026) Pukul 13.55 WITA. Sang kakak ungkap jenazah Florencia akan diterbangkan ke Jakarta sore ini. (Tribunnews.com/TRIBUN TIMUR/Erlan Saputra)

“Kami mewakili keluarga Florencia Lolita Wibisono, terima kasih buat Basarnas, TNI-Polri, Biddokkes Polda Sulsel, PSDKP KKP, dan perusahaan tempat adik kami bekerja. Semua pihak telah bekerja keras untuk menemukan adik kami,” ucap Velix usai jenazah adiknya selesai dimasukkan ke dalam peti.

Ia menambahkan doa dan harapan untuk korban lain yang masih dalam pencarian. 

“Semoga saudara-saudara kami yang lain segera ditemukan. Kita doakan semua perjalanan lancar, dan kita diberi kekuatan. Bersyukur adik kami bisa ditemukan,” lanjutnya.

Jenazah Olen diberangkatkan pukul 16.38 WITA menggunakan mobil jenazah Biddokkes Polda Sulsel berpelat 22116-XIV dari halaman Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar. 

Pelepasan mobil jenazah dikawal ketat aparat TNI-Polri. Dua kakak Olen ikut mendampingi sang adiknya.

“Kami bawa ke Jakarta,” kata Velix sebelum meninggalkan Kantor Biddokkes Polda Sulsel.

Hingga saat ini 8 korban pesawat ATR 42-500 belum ditemukan. Sebelumnya, Disaster Victim Identification (DVI) gabungan mengidentifikasi korban kedua berjenis kelamin perempuan yang merupakan pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono (33). 

Mobil jenazah Biddokkes Polda Sulsel berpelat 22116-XIV
PESAWAT JATUH - Mobil jenazah Biddokkes Polda Sulsel berpelat 22116-XIV membawa jenazah Florencia Lolita Wibisono. Jenazah Florencia Lolita Wibisono akan diterbangkan ke Jakarma malam ini

Sidik Jari Masih Terbaca

Jenazah Florencia Lolita Wibisono bisa diidentifikasi karena sidik jari korban masih bisa terbaca.

Kepala Kepala Pusat Identifikasi (Kapusindent) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi menjelaskan proses identifikasi.

Kedatangan jenazah berjenis kelamin perempuan ini disebutnya masih bagus.

Sehingga papillary sidik jari masih bisa terbaca.

Papillary ridges merujuk garis-garis menonjol pada jari.

"Sehingga kami langsung ambil sidik jari dengan peralatan yang kami miliki bisa membaca identitas bersangkutan," kata Brigjen Pol Mashudi di Biddokes Polda Sulsel.

Dijelaskan, pembuktian dilanjutkan dengan mengambil sampel pembanding.

Sidik jari jempol tangan kiri korban dibandingkan dengan data miliki tim.

“Tetapi Untuk buktikan secara science kami melakukan pembandingan yaitu mengambil sidik jari jempol tangan kiri dan pembandingan dengan data pembanding. Sebagaimana disampaikan, misalnya sidik jari pada postmortem dan sidik jari pembanding," kata Brigjen Pol Mashud.

"kami bisa meyakini secara keilmuan yang bersangkutan florencia lolita wibisono. Kami yakin seyakin-yakinnya secara keilmuan yang bersangkutan," lanjutnya.

Florencia Lolita Wibisono teridentifikasi berumur 33 tahun.

Dengan alamat di Alamat OAK Tower A Unit 216 Pulo Gadung, Jakarta Timur.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.