BANJARMASINPOST.CO.ID - Atlet Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membela Indonesia, berhasil meraih medali dari ajang ASEAN Para Games 2026.
Event atlet difabel Asia Tenggara itu berlangsung di Kota Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20-26 Januari 2026.
Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, hingga Kamis (22/1/2026) tercatat ada lima atlet asal Kalsel yang sudah naik podium juara.
Baca juga: Atlet NPC Balangan Targetkan Tradisi Emas Saat Dukungan Penuh Mengalir di ASEAN Para Games 2026
“Ada Mulyadi, Aimah dan Riyanti dari cabor akuatik atau renang. Serta Yahya dan Fauzi dari cabor atletik,” sebut pengurus NPCI Kalsel, H Sarmidi, saat dihubungi, Kamis siang.
Data didapat, Riyanti raih medali perunggu para swimming atau renang nomor 400 meter freestyle S6.
Wakil Indonesia lainnya, Siti Alfiah mencatatkan waktu tercepat, 06:56.86 detik dan berhak atas medali emas.
Dia mengungguli atlet Vietnam, Thi Bich Nhu Trinh dengan catatan waktu, 07:12.09 detik.
Ukir Rekor Baru
Ada pun atlet Kalsel, Mulyadi, tak hanya raih medali emas nomor 100 meter breaststroke SB4 putra.
Lebih dari itu, dia memecahkan rekor ASEAN Para Games dengan catatan waktu 01:44.70 detik.
“Aimah, Yahya dan Fauzi juga dapat medali. Tapi saya belum dapat data lebih rinci,” ujar H Sarmidi melalui sambungan telepon.
Sebelumnya, Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah, mengatakan, total ada 16 atlet Kalsel yang turut dilepas Menpora Erick Thohir, menuju pesta olahraga penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu.
Suman membeberkan, atlet Kalsel tersebut adalah Warmia (atletik), Seriwati (atletik), Ahmad Fauzi (atletik), Yahya (atletik), Nor Nazwa (atletik), Ansyari (atletik), Fajar Alamsyah (catur), Jannah (menembak) dan Riyanti Ananda (panahan).
Kemudian Nor Aimah (renang), Mulyadi (renang), Riyanti (renang), M Yahya Hernanda (sepak bola CP), Ahmad Yusup (sepak bola CP), Mahdianur (sepak bola CP), dan Muhammad Hasan Asqari (voli duduk).
“Mereka sudah menjalani Pelatnas dan SKODI (Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia) yang merupakan program nasional Kemenpora RI,” ujar Suman.
Lebih jauh, Suman berharap keikutsertaan atlet NPCI Kalsel bisa berikan kontribusi prestasi bagi kontingen Indonesia.
“Mudah-mudahan atlet kita pulang membawa medali emas, sekaligus mengharumkan nama daerah,” ucapnya.
Diketahui, NPC Indonesia mengerahkan 290 atlet terbaik dari 18 cabang olahraga.
Pada perhelatan kali ini, NPC Indonesia menargetkan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Indonesia tercatat sebagai juara bertahan pada tiga edisi terakhir.
Saat ini, Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara perolehan medali dengan koleksi 10 emas, 8 perak dan 4 perunggu.
Tuan rumah Thailand memimpin klasemen dengan 15 emas, 10 perak dan 15 perunggu.
(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)