Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Harga emas di Kabupaten Bener Meriah kembali mengalami fluktuasi pada Kamis (22/1/2026).
Setelah sempat melonjak tajam dipertengahan pekan, pantauan terbaru di kawasan Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah hari ini menunjukkan adanya tren penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Untuk jenis emas murni, harga hari ini berada diangka Rp 2.600.000 per gram atau setara dengan Rp 7.800.000 per mayam.
Jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (21/1/2026) yang sempat menyentuh Rp 2.630.000 per gram, maka terjadi penurunan sebesar Rp 30.000 per gram dalam waktu satu hari.
Sebagai catatan, harga ini merupakan harga dasar yang belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan.
Kondisi serupa terjadi pada emas london. Hari ini, harga emas tersebut dipatok sebesar Rp 2.480.000 per gram atau Rp 7.440.000 per mayam.
Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 20.000 per gram jika dibandingkan dengan harga kemarin yang berada di level Rp 2.500.000 per gram.
Berbeda dengan emas murni, harga emas London ini sudah termasuk biaya ongkos pembuatan.
Meskipun harga mengalami sedikit koreksi turun dibandingkan kemarin, harga saat ini secara umum masih tergolong tinggi jika ditarik garis dari awal pekan.
Lonjakan yang terjadi sebelumnya sempat disebut warga sebagai kenaikan yang cukup signifikan akibat fluktuasi pasar global.
Pengelola Toko Emas Mutiara Baru di Simpang Tiga, Darwis menyampaikan bahwa dinamika harga ini tidak menyurutkan minat masyarakat.
Hingga saat ini, aktivitas transaksi masih didominasi oleh warga yang melakukan pembelian dibandingkan mereka yang menjual kembali koleksi emasnya.
Maka bagi masyarakat yang berencana melakukan investasi atau membeli perhiasan.
Disarankan untuk tetap memantau pergerakan harga harian karena perubahan nilai logam mulia saat ini berlangsung sangat dinamis dari hari ke hari. (*)
Baca juga: Diduga Korsleting dari Meja Rias, Satu Rumah Permanen di Bener Meriah Terbakar
Baca juga: 9 Sekolah Rusak Akibat Gempa di Bener Meriah, Ratusan Siswa Belajar di Tenda
Baca juga: Pascabanjir Bandang, Babinsa dan Warga Uning Mas di Bener Meriah Gotong Royong Bangun Mushalla