SURYAMALANG.COM, BATU - Warga Kota Batu perlu mengetahui jika pasokan gas bersubsidi atau gas dalam tabung 3 Kg di tahun 2026 ini mengalami penurunan.
Tahun 2026 ini kuota pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram ke Kota Batu turun.
Kasubbag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Batu, Wolok mengatakan penuruan pasokan LPG ke Kota Batu sebesar 0,8 persen dibanding tahu lalu.
“Iya memang ada penurunan pasokan LPG 3 Kilogram ke Kota Batu tahun ini. Tahun lalu sebanyak 12.648 Metrik Ton (MT,red), sedangkan tahun ini jumlah yang akan diterima Kota Batu menjadi 12.540 MT,” kata Wolok, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Prakiraan Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Kamis 22 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Udara Kabur
Wolok menyatakan meski kuota yang diperoleh Kota Batu berkurang dibanding tahun lalu, namun dipastikan jumlah tersebut masih aman untuk masyarakat.
Sebab, selama ini ketika memasuki musim liburan atau hari besar dari Pertamina atau Hiswana diberikan extra drooping.
“Semoga tidak berdampak, karena selama ini masih tersedia dan tidak sampai mengalami kelangkaan,” ujarnya.
Baca juga: Jika Tidak Mencapai Target, Kepala Dinas di Kota Batu yang Baru Dimutasi Bakal Kembali Dirotasi
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan terkait penentuan kuota LPG bersubsidi menjadi kewenangan Dirjen Migas Kementerian ESDM.
“Jadi terkait perubahan jumlah kuota dari tahun sebelumnya tentunya Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan menyalurkan sesuai dengan jumlah yang ditugaskan oleh Pemerintah. Pertimbangan kebutuhan di masing-masing wilayah, menyesuaikan usulan dari Pemerintah Daerah masing-masing,” jelas Ahad Rahedi saat dikonfirmasi Suryamalang.com.(myu)