SURYAMALANG.COM, - Arema FC resmi mendaftarkan kembali gelandang bertahan asal Brasil, Pablo Oliveira, ke dalam skuad untuk mengarungi putaran kedua Super League 2025/2026.
Kembalinya pemain berusia 30 tahun ini menjadi kabar yang paling dinantikan suporter setelah ia terpaksa menepi cukup lama akibat cedera lutut serius yang dialaminya musim lalu.
Kini, dengan kondisi fisik yang terus membaik, sang "gelandang pengangkut air" siap kembali merumput untuk membantu Singo Edan memperbaiki posisi di papan klasemen.
Arema FC mengumumkan kembalinya Pablo Oliveira melalui akun Instagram resmi klub @aremaofficial pada Kamis (22/1/2026).
'Selamat datang kembali Mr. Pablo. Pablo Oliveira resmi kembali dan sudah terdaftar dalam skuad Arema FC untuk lanjutan Super League 2025/2026. Ayo berjuang bersama lagi,' tulis pernyataan resmi Arema FC.
Baca juga: Kinerja Wasit Indonesia Buat PSSI Minta Maaf ke Klub Super League: Singgung VAR dan Kerugian Laga
Pemain asal Brasil berusia 30 tahun ini merupakan sosok gelandang bertahan yang memperkuat Singo Edan pada Super League 2024/2025.
Selama periode tersebut, Pablo telah memainkan 27 pertandingan dengan torehan tiga gol dan satu asis.
Sebelum kepulangan Pablo, Arema FC lebih dulu mengamankan jasa Gustavo Franca dari Persija Jakarta.
"Selamat datang ke Malang Gustavo Franca. Semangat itu harus tetap berlanjut, kami tidak akan berhenti," ungkap pihak klub.
Gustavo Franca, pemain asal Brasil berusia 27 tahun, sebelumnya membela Persija sejak Juli 2025 hingga Januari 2026.
Pemain yang berposisi sebagai sayap kiri, kanan, serta gelandang serang ini mencatatkan 13 laga bersama Persija di Super League 2025/2026 dengan koleksi satu gol dan dua asis.
Pablo Oliveira, yang dikenal nyentrik dengan rambut kribonya, mengaku siap merumput setelah sekian lama absen.
Sebagai persiapan, Pablo intens mengikuti latihan taktikal bersama rekan satu timnya setelah sebelumnya harus menjalani latihan terpisah dan masa observasi pasca-pemulihan cedera.
Meski masih dalam pengawasan tim dokter Arema FC, pemain berkebangsaan Brasil ini terlihat sangat bersemangat.
Pablo bahkan kerap menunjukkan latihan mandiri di tempat fitness melalui media sosial pribadinya guna menjaga kebugaran pasca cedera lutut yang dialami pada musim 2024/2025.
Baca juga: Trio GDV Jadi Andalan Maut Arema FC di Putaran Kedua BRI Super League
Saat itu, Pablo harus mengakhiri kompetisi lebih cepat setelah bertabrakan dengan Rivera dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Cedera lutut tersebut memaksanya menjalani pemulihan di negara asalnya, Brasil.
Kini, Pablo mengaku siap untuk kembali membantu tim.
"Kondisiku baik-baik saja. Semoga dalam sebulan ke depan saya bisa bermain kembali," kata Pablo saat ditemui di sela-sela latihan Arema FC, Kamis (15/1/2026).
Hadirnya Pablo Oliveira membuat persaingan di sektor tengah Singo Edan semakin ketat.
Pablo menjadi legiun asing ke-11 setelah manajemen resmi memutus kerja sama dengan Yann Motta.
Selain Pablo, Arema FC memiliki Betinho dan Matheus Blade di lini tengah.
Namun, hanya Pablo dan Betinho yang berposisi murni sebagai gelandang, mengingat Matheus Blade adalah pemain serba bisa yang juga mampu diplot sebagai bek tengah.
Kembalinya Pablo sangat dinantikan karena ia memiliki body balance kuat serta dikenal sebagai "gelandang pengangkut air" yang bertugas memotong serangan lawan.
Baca juga: Jawaban Persija Soal Thales Lira Pulang ke Arema FC, Bakal Ada Pemain Asing Kedua yang Didepak
Hal ini memberikan lebih banyak opsi bagi pelatih Marcos Santos dalam meracik taktik di sektor tengah hingga belakang.
Langkah perombakan ini dilakukan di tengah posisi Arema FC yang kurang ideal, yakni di peringkat 10 klasemen dengan 21 poin.
Manajemen menuntut tim untuk konsisten meraih kemenangan pada putaran kedua agar tidak terkejar tim di bawahnya, sekaligus menjaga peluang naik posisi di klasemen.
Selain mendatangkan pemain, Arema FC juga resmi melepas pemain asing Ian Lucas Puleio Araya dan Yann Motta, serta meminjamkan pemain lokal Muhammad Rafli ke Deltras.
Mengingat bursa transfer paruh musim masih berjalan, manajemen tidak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan bongkar pasang pemain.
Putaran kedua Super League 2025/2026 akan segera dimulai dengan menyajikan rangkaian pertandingan sengit yang tersebar selama empat hari berturut-turut.
Pekan ke-18 ini akan dibuka pada Jumat, 23 Januari 2026, yang mempertemukan Persis Solo melawan Borneo FC pada sore hari pukul 15.30 WIB, dilanjutkan dengan laga Persija Jakarta menjamu Madura United pukul 19.00 WIB.
Memasuki hari kedua, Sabtu, 24 Januari 2026, kompetisi akan berlangsung padat dengan menggelar empat pertandingan sekaligus.
Malut United akan menjamu Persik Kediri pada pukul 13.30 WIB, diikuti dua laga serentak pada pukul 15.30 WIB yang mempertemukan Persita Tangerang vs Bhayangkara FC serta Bali United vs Semen Padang.
Baca juga: Arema FC Tak Ingin Cari Pengganti Kuncoro, Warisan Gaya Malangan Tetap Dijaga
Menutup rangkaian hari Sabtu, Persijap Jepara akan ditantang oleh PSM Makassar pada pukul 19.00 WIB.
Ketegangan berlanjut pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan duel klasik antara PSIM Yogyakarta melawan Persebaya Surabaya pada pukul 15.30 WIB.
Di malam harinya, sang juara bertahan Persib Bandung akan menjamu PSBS Biak pada pukul 19.00 WIB.
Sebagai penutup pekan ke-18, Dewa United akan berhadapan dengan Arema FC pada Senin malam, 26 Januari 2026, pukul 19.00 WIB.
Berikut jadwal pekan ke-18 Super League 2025/2026 selengkapnya:
Jumat, 23 Januari 2026
Persis Solo vs Borneo FC - 15.30 WIB
Persija Jakarta vs Madura United - 19.00 WIB
Sabtu, 24 Januari 2026
Malut United vs Persik Kediri - 13.30 WIB
Persita Tangerang vs Bhayangkara FC - 15.30 WIB
Bali United vs Semen Padang - 15.30 WIB
Persijap Jepara vs PSM Makassar - 19.00 WIB
Minggu, 25 Januari 2026
PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya - 15.30 WIB
Persib Bandung vs PSBS Biak - 19.00 WIB
Senin, 26 Januari 2026
Dewa United vs Arema FC - 19.00 WIB