TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Harga beras dan minyak goreng di Pasar Raya Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, terpantau tidak berubah menjelang Ramadan 2026.
Aktivitas jual beli di pasar berlokasi kawasan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, masih berlangsung seperti hari biasa.
Berdasarkan keterangan beberapa pedagang di Pasar Raya Padang, kenaikan harga beras dan minyak tergantung stok di lapangan.
Pedagang beras, Nofrianto mengatakan harga beras yang ia jual bervariasi, mulai dari Rp14.500 hingga 18.500 per kilogram. Berasnya seperti merek 42, Solok, hingga Kuriak Kusuik dari Bukittinggi.
Ia merinci, untuk beras dengan merek 42 dijual dengan harga Rp14.500 per kilogram. Beras ini juga diminati oleh masyarakat lantaran harga murah.
Baca juga: Ketua DPRD Padang Soroti Wisata Dadakan Sungai Ujung Tanah, Muharlion: Keselamatan Tetap Nomor Satu
Selanjutnya beras Solok, dijual dengan harga Rp18.500 per kilogram. Sementara harga Kuriak Kusuik juga sama dengan beras Solok.
"Kalau kini harganya standar, apalagi kalau pasokan lancar," ungkapnya kepada TribunPadang.com di lapak miliknya.
Beralih ke minyak goreng, pedagang bernama Yanto menyebut harganya berkisar Rp18.500 sampai 19.000 per liter.
Tarif tersebut sama seperti hari biasa, sehingga kata Yanto tidak ada kenaikan maupun penurunan jepang Ramadan.
"Minyak curah per liternya Rp18,500 sampai 19.000, kalau kemasan 17.000 per liter untuk merek Minyak Kita," pungkasnya.
Baca juga: Pegawai PLN UID Sumbar Donor Darah, Bantu Penuhi Stok Darah dengan Semangat K3
Senada, pedagang lainnya bernama Febri menuturkan harga minyak curah dijual Rp19.000 per liter.
"Kalau minyak kemasan merek Minyak Kita Rp17.000, sedangkan merek Sari Murni 19.000 per liter, rata-rata itu yang sering dibeli masyarakat," sebutnya.
Pedagang di Pasar Raya Padang mengungkapkan harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan stabil meski bulan Ramadan 2026 segera datang.
Hingga Kamis (22/1/2026), pusat perbelanjaan tradisional terbesar di Kota Padang ini belum menunjukkan tanda-tanda lonjakan harga pada komoditas bumbu dapur tersebut.
Mulai dari cabai merai, bawang putih hingga bawang merah, belum terdapat kenaikan secara signifikan.
Diketahui, Pasar Raya Padang merupakan pusat pembelanjaan tradisional terbesar di Kota Padang.
Salah satu pedagang bahan pokok, Zaidul mengungkapkan bahwa harga cabai merah saat ini Rp32.000 per kilogram.
Baca juga: Pegawai PLN UID Sumbar Donor Darah, Bantu Penuhi Stok Darah dengan Semangat K3
Sama dengan cabai merah, cabai hijau yang ia jual per kilogramnya juga berkisar Rp32.000 perkilogram.
"Untuk harga masih standar, biasanya memang memasuki bulan Ramadan naik," ungkapnya saat ditemui di lapaknya, Kamis (22/1/2026).
Sedangkan untuk harga bawang merah, Zaidul menjual dari harga Rp30.000 hingga 36.000 per kilogram.
"Kalau bawang putih tak beda jauh, Rp34.000 sekilo," ucapnya.
Senada, pedagang bahan pokok lainnya bernama Ruli mengatakan harga cabai merah di kedainya bervariasi.
Baca juga: Jangan Ragu Melapor, Ini Nomor Damkar Sijunjung yang Siaga 24 Jam
Hal itu dikarenakan cabai merah yang ia jual berasal dari dua daerah berbeda, yakni pulau Jawa dan lokal.
"Untuk cabai cabai merah dari Jawa kita jual Rp34.000 sekilo, sedangkan yang lokal Rp28.000," pungkasnya.
Terkait harga bahan pokok jelang Ramadan, Ruli juga sepakat dengan Zaidul, lantaran masih stabil dan belum terdapat kenaikan.
Ia menyebut, harga tersebut masih stabil jelang akhir Januari maupun memasuki bulan Ramadan 2025.
"Masih standar lah harganya saat ini," tambahnya.
Harga telur di Pasar Raya Padang terpantau stabil jelang Ramadan 2026.
Telur ayam ras, ayam kampung, bebek, hingga puyuh di Pasar Raya Padang, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, belum menunjukkan kenaikan.
Pedagang telur, Ferdi mengatakan harga telur ayam ras di kedainya berkisar di harga Rp52.000 per papan.
Sedangkan untuk telur ayam kampung mencapai Rp75.000 per papan, harga tersebut juga masih standar pada hari biasanya.
"Kalau hitungan per butirnya, ayam ras Rp2.000, sedangkan telur ayam kampung Rp2.500," ucap Ferdi saat ditemui di lapaknya.
Baca juga: Head to Head Bali United vs Semen Padang: Kabau Sirah Cuma Menang Sekali 10 Pertemuan Terakhir
Kemudian untuk telur bebek, Ferdi menjual di lapaknya Rp85.000 per papannya. Sementara telur burung puyuh hanya Rp37.000.
"Tidak ada kenaikan, karena harga jual mengikuti harga dari kandang. Kalau pakan naik, baru harganya juga naik," tambahnya.
Harga bahan pokok di Pasar Raya Padang terpantau stabil jelang memasuki bulan Ramadan 2026.
Mulai dari cabai merai, bawang putih hingga bawang merah, belum terdapat kenaikan secara signifikan.
Diketahui, Pasar Raya Padang merupakan pusat pembelanjaan tradisional terbesar di Kota Padang.
Salah satu pedagang bahan pokok, Zaidul mengungkapkan bahwa harga cabai merah saat ini Rp32.000 per kilogram.
Baca juga: UPDATE Harga Pangan di Payakumbuh: Cabai Rawit Hijau Rp70 Ribu Per Kg, Beras Premium Rp16.000
Sama dengan cabai merah, cabai hijau yang ia jual per kilogramnya juga berkisar Rp32.000 perkilogram.
"Untuk harga masih standar, biasanya memang memasuki bulan Ramadan naik," ungkapnya saat ditemui di lapaknya, Kamis (22/1/2026).
Sedangkan untuk harga bawang merah, Zaidul menjual dari harga Rp30.000 hingga 36.000 per kilogram.
"Kalau bawang putih tak beda jauh, Rp34.000 sekilo," ucapnya.
Senada, pedagang bahan pokok lainnya bernama Ruli mengatakan harga cabai merah di kedainya bervariasi.
Baca juga: DPRD dan Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Bandang di Kapalo Koto
Hal itu dikarenakan cabai merah yang ia jual berasal dari dua daerah berbeda, yakni pulau Jawa dan lokal.
"Untuk cabai cabai merah dari Jawa kita jual Rp34.000 sekilo, sedangkan yang lokal Rp28.000," pungkasnya.
Terkait harga bahan pokok jelang Ramadan, Ruli juga sepakat dengan Zaidul, lantaran masih stabil dan belum terdapat kenaikan.
Ia menyebut, harga tersebut masih stabil jelang akhir Januari maupun memasuki bulan Ramadan 2025.
"Masih standar lah harganya saat ini," tambahnya.(*)