Jakarta Lumpuh: 23 Ruas Jalan Tergenang, Polisi Manualkan Lampu Merah
January 23, 2026 01:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hujan deras sepanjang Kamis (22/1/2026) membuat Jakarta lumpuh. Sebanyak 80 RT dan 23 ruas jalan tergenang air, arus lalu lintas macet parah, hingga polisi terpaksa mengoperasikan lampu merah secara manual di titik-titik terpadat.

Namun, di balik angka-angka itu, potret nyata di lapangan memperlihatkan betapa rapuhnya infrastruktur ibu kota menghadapi hujan sehari.

80 RT dan 23 Jalan Tergenang

  • RT terdampak: 80 RT di Jakarta Selatan, Barat, dan Timur
  • Ruas jalan tergenang: 23 titik strategis
  • Ketinggian air: 30–110 cm
  • Fasilitas publik: sekolah, rumah ibadah, dan akses jalan ikut terendam

BPBD DKI mencatat genangan disebabkan curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung.

Titik Terparah

  • Jakarta Selatan: Pela Mampang (90 cm), Petogogan (26 RT terendam 30–40 cm)
  • Jakarta Barat: Sukabumi Selatan (110 cm), Daan Mogot KM 13 (50–60 cm), Joglo (50 cm)
  • Jakarta Timur: Rawa Terate (90 cm), Bidara Cina & Kampung Melayu (30–60 cm)

Pantauan di lokasi, kemacetan parah melumpuhkan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga Kamis malam (22/1/2026).

Genangan setinggi 60 cm merendam kawasan Taman Kota hingga Samsat Jakarta Barat. 

Banyak pengendara terpaksa menuntun motor yang mogok atau melawan arah di jalur bus Transjakarta.

“Untuk yang di seberang Vittoria KM 13,5, informasi dari Satgas SDA tidak bisa dilakukan penyedotan karena tidak ada tempat buang airnya,” ujar Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni.

Hendra dan Sandi, dua pengendara yang motornya mogok, meluapkan kekecewaan:

“Kerja capek-capek cuma bayar bengkel, pemerintah ke mana saja?” kata Hendra, dikutip Kompas.com.

Baca juga: Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Pasca-Banjir Sumatra, Tapi Masih Beroperasi: Tidak Jadi Soal

Lalu Lintas Lumpuh

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebut kepadatan luar biasa terjadi di Jalan DI Panjaitan, Cawang, arah utara.

Polisi memberlakukan sistem buka-tutup arus dan manualisasi lampu merah atau traffic light di Kuningan dan Cawang untuk menarik ekor kemacetan.

"Ruas saat ini terjadi kepadatan yang cukup luar biasa," ujar Kombes Komarudin, Kamis (22/1/2026).

Genangan juga menahan arus di Pancoran, Semanggi, Mampang, hingga Kemang. Jalan Jenderal Sudirman dari arah Blok M ke timur ikut terhambat.

Istana Minta Maaf

Istana Kepresidenan RI melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf atas banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah ibu kota dalam dua hari terakhir.

“Tentunya kami menyampaikan rasa prihatin bahwa dalam dua hari ini, terutama hari ini, curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan terjadi genangan air di beberapa ruas jalan di Ibu Kota,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI, BPBD, dan BMKG untuk memperkuat operasi modifikasi cuaca (rekayasa atmosfer untuk menekan intensitas hujan).

Suara Warga di Lapangan

Sejumlah pengendara motor nekat menerobos genangan di Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (18/1/2026). Mesin kendaraan langsung mati, membuat mereka terpaksa menepi.

“Kemasukan air, kayaknya businya kena nih,” ujar seorang pengendara yang motornya mogok.
Komentar spontan itu menggambarkan kepanikan kecil di tengah genangan.

Dampak ke Akses Vital

Hujan lebat sejak Sabtu (17/1/2026) dini hari juga mengganggu akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Genangan air terpantau di beberapa titik Ruas Tol Sedyatmo, jalur vital yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan. Kondisi ini sempat memperlambat laju kendaraan pada jam-jam awal aktivitas pagi.

Jakarta kembali lumpuh hanya karena hujan sehari. Genangan di 80 RT dan 23 ruas jalan menyorot rapuhnya infrastruktur kota besar, sementara polisi harus turun tangan mengatur lampu merah secara manual dan warga meluapkan kekecewaan. Publik menanti solusi jangka panjang agar banjir dan kemacetan tidak lagi jadi rutinitas ibu kota.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.