TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 13 bab 1.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Agama Islam 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 13, karangan Henry Nugroho, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2021 yakni menyayangi anak yatim
Menyayangi anak yatim berarti memberikan perhatian, kasih sayang, dan perlindungan kepada anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tua mereka.
Ini bukan hanya soal memberi materi atau kebutuhan fisik, tapi juga mencakup aspek emosional, sosial, dan spiritual.
Dalam konteks ajaran agama, khususnya Islam, menyayangi anak yatim dianggap sebagai perbuatan mulia yang mendapatkan pahala besar dari Allah.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Agama Islam 5 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 13 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 13: Aktivitasku.
Aktivitasku
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 5 Halaman 51 Kurikulum Merdeka, Pilihan Ganda Bab 2
Tuliskan pengalaman hidup kalian yang berkaitan dengan kegiatan santunan kepada orang-orang yang membutuhkan!
Jawaban :
Pengalaman Hidup Saya dalam Kegiatan Santunan
Saya pernah mengikuti kegiatan santunan yang diadakan di panti asuhan dekat rumah saya.
Saat itu, kami bersama teman-teman komunitas memberikan paket sembako, pakaian, dan mainan untuk anak-anak yatim. Saya merasa senang sekaligus terharu melihat senyum mereka ketika menerima bantuan.
Selain memberikan bantuan materi, saya juga menghabiskan waktu bermain dan bercerita bersama mereka.
Dari pengalaman itu, saya belajar bahwa menyantuni orang yang membutuhkan bukan hanya soal memberikan barang, tapi juga memberikan perhatian, kasih sayang, dan waktu kita. Saya merasakan sendiri betapa kecilnya hal yang kita lakukan bisa membawa kebahagiaan besar bagi mereka.
Pengalaman itu membuat saya lebih peka terhadap kebutuhan orang lain dan memotivasi saya untuk rutin ikut kegiatan sosial lainnya. Rasanya hangat di hati ketika bisa membuat seseorang tersenyum, dan saya merasa ini adalah salah satu cara nyata untuk berbagi kebaikan dalam hidup.
*) Disclaimer:
(Tribunnews.com/Namira)