Bencana Longsor di Goreng Meni Manggarai Timur, Polisi Sebut 2 Orang Masih Hilang
January 23, 2026 11:39 AM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Kejadian bencana alam tanah longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis 22 Januari 22 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 Wita menyebabkan empat orang warga tertimbun longsor. 

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto melalui Kapolsek Lamba Leda IPTU Aris Ahmad kepada TRIBUNFLORES.COM, Jumat 23 Januari 2026.

Iptu Aris menerangkan adapun empat orang yang menjadi korban tertimbun longsor itu yakni Theresia Resem, warga Kampung Tontong Desa Compang Weluk, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Yustina Mira Albina Ria dan Apri Nikalaus Acan, warga Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni. 

Dari  ke empat korban tersebut terdapat  2 orang dinyatakan hilang tertimbun longsor yaitu Theresia Resem dan Yustina Mira. 

Baca juga: Angin Kencang Landa Golo Loni, Manggarai Timur Pohon Tumbang Lumpuhkan Arus Lalu Lintas

Korban Dirawat

Sedangkan korban yang mengalami luka dan telah dievakuasi ke Puskesmas Benteng Jawa yaitu Albina Ria dan Apri Nikalaus Acan.

Iptu Aris juga menerangkan, berdasarkan keterangan dari Camat Lamba Leda Edmon Lana, selain empat orang korban tertimbun longsor juga merusak persawahan dan tambak ikan milik warga dan material longsor sampai ke halaman depan SDK Meni. Akses jaringan internet dan listrik dilokasi tersebut juga putus total. 

Saat ini warga Kampung Tuwa dan Pau mengunsi ke Kampung Rentung dan kampung Buru Pote, Desa Goreng Meni.

"Jumlah korban jiwa maupun materiil terkait kejadian tersebut belum dapat dipastikan dikarenakan masih dalam proses evakuasi dan pendataan oleh pemerintah Kecamatan Lamba Leda,"ujar Iptu Aris. 

Aris juga mengatakan, hari ini dirinya bersama anggota akan turun ke lokasi membantu pencarian terhadap korban yang hingga diduga tertimbun longsor tersebut. (rob)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.