Kontrak Ronaldo Tinggal Setahun, Al Nassr Panik: Saham Klub Jadi Umpan
January 23, 2026 11:42 AM

TRIBUNNEWS.COM – Masa depan Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan tajam di Liga Arab Saudi. Kontrak megabintang asal Portugal itu bersama Al Nassr kini hanya tersisa satu tahun hingga 2027, sebuah situasi yang mulai memicu kegelisahan di internal klub.

Sejak bergabung pada Januari 2023, Ronaldo bukan sekadar pemain bagi Al Nassr. Ia telah menjadi ikon klub sekaligus wajah utama proyek besar Liga Arab Saudi dalam menarik perhatian dunia.

Namun, masa depan CR7 di level profesional masih diselimuti tanda tanya. Rumor menyebutkan Ronaldo berpotensi pensiun usai Piala Dunia 2026, sebuah skenario yang tentu menjadi mimpi buruk bagi Al Nassr maupun Liga Arab Saudi secara keseluruhan.

Kehilangan Ronaldo diyakini akan berdampak besar, tidak hanya dari sisi teknis di lapangan, tetapi juga secara komersial dan citra global liga.

SELEBRASI RONALDO - Bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo sedang merayakan gol saat pertandingan melawan Al Okhdood pada pekan ke-11 Liga Arab Saudi di Al-Awwal Park, Jeddah, Sabtu (27/12/2025) malam WIB. Al Nassr berhasil menang telak 3-0.
SELEBRASI RONALDO - Bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo sedang merayakan gol saat pertandingan melawan Al Okhdood pada pekan ke-11 Liga Arab Saudi di Al-Awwal Park, Jeddah, Sabtu (27/12/2025) malam WIB. Al Nassr berhasil menang telak 3-0. (Twitter @Alnassrfc)

Al Nassr Siapkan Rayuan Tak Biasa

Menyadari risiko besar tersebut, manajemen Al Nassr dikabarkan tengah menyiapkan strategi rayuan yang tak lazim.

Bukan sekadar perpanjangan kontrak dengan nilai fantastis, klub disebut siap menawarkan peningkatan kepemilikan saham kepada Ronaldo. Kabar ini dilaporkan oleh jurnalis ternama, Ben Jacobs.

Saat ini, Ronaldo diketahui telah memiliki sekitar 15 persen saham di Al Nassr.

Dalam skema baru yang tengah dibahas, persentase tersebut berpotensi dinaikkan secara signifikan sebagai bagian dari paket perpanjangan kontrak.

Langkah ini dinilai sebagai upaya mengikat Ronaldo bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai bagian dari struktur klub dalam jangka panjang.

Baca juga: Al Nassr vs Al Taawon: Sadio Mane Comeback, Beban Ronaldo Berkurang

Antisipasi Era Pasca-Ronaldo

Al Nassr dan otoritas Liga Arab Saudi menyadari betul bahwa era Ronaldo di atas lapangan tidak akan berlangsung selamanya.

Bahkan jika sang bintang memperpanjang kontrak satu atau dua musim lagi, ketergantungan terhadap pemain yang akan memasuki usia 40 tahun tetap menjadi tantangan besar.

Karena itu, tawaran kepemilikan saham dipandang sebagai solusi strategis agar Ronaldo tetap berkontribusi dalam ekosistem sepak bola Saudi, bahkan setelah gantung sepatu.

Dengan peran sebagai pemilik klub, Ronaldo diharapkan mampu menjaga daya tarik global Liga Arab Saudi, mempertahankan minat sponsor internasional, serta menarik perhatian penggemar sepak bola dunia.

Aturan Baru Liga Arab Saudi

Selain upaya Al Nassr, Liga Arab Saudi juga dikabarkan tengah menyiapkan kebijakan baru untuk terus menarik pemain top Eropa.

Mulai musim 2026/2027, Liga Arab Saudi disebut akan mengubah regulasi terkait pemain asing.

Jika sebelumnya setiap tim hanya diperbolehkan memainkan maksimal delapan pemain asing secara bersamaan, aturan baru memungkinkan hingga 10 pemain asing tampil di lapangan.

“Ada kemungkinan 90 persen bahwa jumlah pemain asing yang diizinkan berada di lapangan dalam Liga Pro Saudi akan meningkat dari delapan menjadi sepuluh,” tulis media Arab Saudi, NadeenaShow.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.