TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang pembonceng sepeda motor tanpa identitas meninggal dunia usai tertabrak dan terseret truk di Jalan Parangtritis, Cabeyan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kalurahan Bantul, Jumat (23/1/2026) dini hari pukul 03.15 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan kejadian itu berawal dari kendaraan sepeda motor Honda Vario nomor polisi AB 4265 UK melaju di Jalan Parangtritis dari arah selatan ke utara dengan posisi zig zag atau hilang kendali.
"Pengendara sepeda motor itu belum diketahui identitasnya dan memboncengi seorang yang juga belum diketahui identitasnya," ungkap dia, kepada wartawan.
Sesampainya di tempat kejadian perkara, dari arah berlawanan melaju unit kendaraan truk nomor polisi AD 9160 GD dari arah utara ke selatan.
Karena jarak yang terlalu dekat, sopir truk berusaha menghindari ke arah kanan terhadap sepeda motor Honda Vario tersebut, namun tidak dapat terhindarkan.
Baca juga: Laka Lantas Dua Sepeda Motor di Bantul, Seorang Lansia Meninggal
Atas kejadian tersebut pengendara sepeda motor Honda Vario yakni Mr X atau orang yang belum diketahui identitasnya terpental jatuh di jalan raya.
Kemudian, pemboncengnya ikut terseret truk di bawah kolong truk nomor polisi AD 9160 GD.
"Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor, Mr X, nengalami luka luka patah tulang kaki, tangan, dan cedera kepala berat, sehingga dirawat di RSUD Panembahan senopati Bantul, serta pembonceng sepeda motor yakni Mr. X meninggal dunia di tempat kejadian perkara," ungkap Rita.
Selanjutnya, sopir truk MF (26), Blitar, Jawa Timur, mengalami luka lecet di kaki sebelah kanan dan menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Sedangkan kernet sopir truk yakni S (42), warga Kabupaten Tregalek, Jawa Timur, tidak mengalami luka.
"Selain itu, masing-masing kendaraan mengalami kerusakan dan kerugian ditotal mencapai Rp6 juta," tandas Rita.(*)