Hong Kong (ANTARA) - Sektor ilmu pengetahuan, inovasi, dan teknologi Hong Kong akan menjadi jantung dari masa depan gemilang daerah itu, kata John Lee, kepala eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, saat menghadiri upacara peringatan 10 tahun berdirinya Akademi Ilmu Pengetahuan Hong Kong (ASHK) pada Kamis (22/1).

Lee menggarisbawahi komitmen pemerintah SAR Hong Kong untuk membangun Hong Kong menjadi pusat inovasi dan teknologi internasional, seraya menyebut dukungan teguh dari otoritas pusat China, perkembangan pesat Metropolis Utara yang berfokus pada teknologi, dan kontribusi berkelanjutan dari lembaga-lembaga utama seperti ASHK.

Dennis Lo Yuk-ming, presiden ASHK yang juga berpidato dalam upacara itu, menggambarkan momen ini sebagai "era emas" bagi inovasi teknologi di Hong Kong. Dia mendorong komunitas inovasi dan teknologi Hong Kong untuk memanfaatkan kesempatan ini guna meningkatkan upaya untuk mendukung kebangkitan Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional.

Hong Kong telah mencapai kemajuan signifikan dalam mendorong pengembangan sektor inovasi dan teknologi. Data resmi menunjukkan bahwa pengeluaran bruto untuk penelitian dan pengembangan meningkat lebih dari dua kali lipat selama periode 2014-2024, dengan jumlah karyawan di sektor inovasi dan teknologi juga melonjak 70 persen pada periode yang sama.