Kebakaran Terjadi di SDN 5 Kuta Makmur Aceh Utara, Begini Kronologisnya
January 24, 2026 08:03 PM

Laporan Wartawan Serambi I Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sejumlah bangunan di SD Negeri 5 Kuta Makmur, Desa Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (23/1/2026) sore.

Rincian bangunan yang terbakar, tiga ruang belajar, satu ruang perpustakaan, dan satu ruang guru.

Selain bangunan, kebakaran juga menghanguskan berbagai perlengkapan kantor, dan dokumen penting lainnya. Sehingga kerugian diperkirakan mencapai Rp 650 juta.

Sesuai data kepolisian, sekitar pukul 16.30 WIB, saksi yang merupakam pesuruh sekolah setempat melihat asap berwarna hitam keluar dari atap ruang guru. 

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan peristiwa tersebut kepada personel Polsek Kuta Makmur.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unimal Kunjungi Pabrik Sagu Punteut Lhokseumawe Untuk Belajar Potensi Ekonomi Lokal

Selanjutnya Personil Piket Polsek menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Pemko Lhokseumawe.

Pukul 16.50 WIB, tiga unit pemadam kebakaran dari Aceh Utara dan Lota Lhokseumawe tiba di lokasi kejadian .

Petugas langsung melakukan upaya pemadaman yang dibantu personel Koramil 02 Kuta Makmur, personel Polsek Kuta Makmur, personel Kompi I Yon B Sat Brimob Polda Aceh yang dipimpin langsung oleh Danki 1 AKP H. Asmawardi beserta masyarakat setempat.

Pada Pukul 17.35 WIB, api berhasil dipadamkan dengan kondisi bangunan habis terbakar.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H, melalui Kapolsek Kuta Makmur AKP Agus Sadek menyampaikan, kehadiran cepat personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus untuk mengamankan TKP dan mengumpulkan bahan keterangan awal.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp650 juta. 

Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik pada meteran yang berada di depan ruang perpustakaan.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar pihak sekolah lebih waspada terhadap keamanan instalasi listrik, terutama saat meninggalkan lingkungan sekolah.(*)

Baca juga: Profil Irjen Achmad Kartiko, Mantan Kapolda Aceh yang Dipromosikan Jadi Kalemdiklat Polri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.