Curhat Ressa Rizky Rossano, Tak Pernah Dapat Kasih Sayang dari Denada: Kenapa Aku yang Dibuang
January 27, 2026 08:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Ressa Rizky Rossano meluapkan tangisnya manakala menceritakan perjuangan minta diakui sebagai anak ke penyanyi Denada.

Hadir di podcast Denny Sumargo yang tayang pada Senin (26/1/2026) Ressa ditemani ibu angkatnya Ratih Puspita Dewi dan pengacaranya Ronald Armada.

Dengan berlinang air mata, Ressa yang mengaku sebagai anak kandungnya merasa iri hati.

Dirinya tidak habis pikir keberadaannya tidak dianggap sama sekali selama 24 tahun. 

"Kenapa Aisha yang sakit kayak gitu dibelain sampai sejatuh-jatuhnya?," tanya Ressa lagi.

Meski hidupnya terombang-ambing di tengah kesengsaraan, ia siap bantu merawat Aisha.

Ressa mengaku ikhlas jika ditawari menjaga Aisha saat berjuang sembuh dari penyakit Leukimia. 

Menurutnya, hal itu sudah menjadi kewajibannya sebagai kakak kandung dan anak dari Denada.

"Bisa juga Ressa yang bantuin atau ngejagain, kenapa Ressa kok yang dibuang?," katanya setelah air matanya pecah. 

RESSA KECEWA - Ressa Rizky Rossano saat menghadiri agenda mediasi gugatan terhadap Denada yang diklaim sebagai ibunya.
RESSA KECEWA - Ressa Rizky Rossano saat menghadiri agenda mediasi gugatan terhadap Denada yang diklaim sebagai ibunya. (Dokumentasi/(KOMPAS.COM/Fitri Anggiawati))

Dititipkan di Usia 10 Hari

Ratih Puspita Dewi ibu angkat Ressa Rizky Rossano akhirnya menceritakan momen saat Denada menitipkan anaknya tersebut kepadanya.

Di tahun 2022 tepatnya, ketika Ressa Rizky Rossano baru berusia 10 hari dibawa ke Surabaya tanpa didampingi Denada.

Saat itu, Ressa Rizky Rossano yang ada di bandara Juanda dijemput oleh suami Ratih dan satu asistennya. 

Kemudian, Ressa Rizky Rossano yang masih bayi lantas dibawa ke hotel.

“Jadi dijemput sama bapaknya Ressa (suami Ratih) dan emak yang biasa masak di rumah. Dijemput di Bandara Surabaya, dibawa ke hotel dulu, kami ambil di hotel,” ujarnya melansir dari GRID ID, Minggu (25/1/2026).

Penyerahan Ressa Rizky Rossano itu tanpa kehadiran Denada.

Sementara Ressa Rizky Rossano bayi diserahkan oleh nenek Denada yang merupakan buyut dari Ressa.

“Tapi tanpa Denada. Neneknya Denada yang memberikan. Neneknya, buyutnya Ressa ini,” lanjutnya.

Ketika bersedia mengurus Ressa Rizky Rossano, Ratih juga sempat dijanjikan sesuatu.

Nenek Denada menyebut bahwa pihak mereka akan menyuplai kebutuhan Ressa Rizky Rossano, namun ternyata janji tersebut tak terealisasikan.

“Katanya dulu 'Enggak usah khawatir soal susu, pasti datang truk-trukan', ini itu, tapi enggak ada semua,” tutupnya.

Sopir Ungkap Kesaksian

Ressa Rizky Rossano (24) pemuda Banyuwangi yakin jika Denada adalah ibu kandungnya.

Setelah saksi kunci yakni sopir yang memabwa Ressa Rizky Rossano dari Jakarta ke Banyuwangi membenarkan hal tersebut.

Diketahui, sidang perdata kasus gugatan atas dugaan penelantaran anak yang menyeret Denada digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026).

Namun dalam sidang ini, Denada kembali mangkir. Ia hanya diwakili tim kuasa hukumnya yang baru diganti.

Kendati begitu, Ressa mengaku kecewa Ressa yang mengklaim sebagai anak Denada meminta diakui. 

Ressa mengaku bahwa gugatannya bukan tak berdasar.

Ia mengetahui bahwa dirinya merupakan anak sang artis sejak mengalami pembullyan, bahkan saat dirinya masih duduk di sekolah menengah pertama.

Kala itu, Ressa diisukan sebagai anak yang tak jelas asal usulnya, membuatnya tertekan dan menanggung malu.

Ia pun kemudian berupaya mencari tahu dengan mengawali dari keluarga dekat yang 24 tahun lalu bersama dalam satu mobil dari Jakarta ke Banyuwangi, saat Denada memberikan Ressa kepada keluarganya untuk dirawat. 

"Saya tanya semua keluarga yang naik mobil saat itu, tidak ada yang mau bilang," kata Ressa, dikutip Kompas.com

Tekat Ressa berapi-api, nalurinya mengatakan bahwa ia harus mencari tahu sendiri meski peluang tampak tertutup. 

Ia akhirnya menemukan seseorang yang menjadi saksi dan berperan sebagai sopir di mobil yang membawanya dari Jakarta ke Banyuwangi.

Seseorang yang tak disebutkan namanya itu tinggal di wilayah Kecamatan Licin. Ressa yang telah lulus SMA, diantar dua temannya nekat berkunjung ke sana dengan satu motor. 

"Sampai sana saya ketemu, orangnya kaget, nangis," tutur Ressa.

Dari seseorang yang kini telah meninggal dunia itu, Ressa mengatakan bahwa ia akhirnya mengetahui bahwa dirinya merupakan anak Denada, namun hal tersebut tetap disimpannya rapat-rapat. 

Meski diakuinya sedih, ia tetap menjalani hubungan dengan Denada sebagaimana saudara sepupu dan memanggil ibunya itu dengan sebutan "Mbak".

Setelah bertahun-tahun menyimpan, Ressa kemudian mengutarakan permintaannya untuk diakui, namun Denada bergeming dan mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya, bukan anaknya. 

Ressa yang sakit hati atas hal tersebut kemudian memutuskan untuk menggugat Denada ke PN Banyuwangi dengan nilai gugatan mencapai Rp 7 miliar.

Respons Denada

Sebelumnya,  Denada melalui kuasa hukumnya Muhammad Iqbal mengurai kekecewaan ibu anak satu tersebut.

Ia tak memungkiri kliennya kecewa pada sosok Dino Rossano Hansa yang merupakan paman dan satu-satunya adik dari ibu kandungnya.

"Mbak Denada kemarin sangat menyesalkan terkait permasalahan ini. Penggugat dua kan masih paman, masih adiknya mamanya dan satu-satunya yang masih ada," ujar Iqbal, dikutip dari YouTube Insertlive, Kamis (15/1/2026).

Menurut Iqbal, Dino seharusnya menjadi sosok ayah baginya.

"Seharusnya dia jadi ayah terhadap Mbak Denada meskipun tidak secara langsung ya kan bisa dimintai nasihatlah," imbuhnya.

"Mamanya udah nggak ada, Omnya kan bisa dianggap sebagai ayahlah intinya. Kok malah gini," beber Iqbal lagi.

Pihaknya menyoroti sikap paman Denada menanggapi masalah ini.

"Bukan masalah penyelesaiannya, lebih ke sikapnya ini loh," tambah Iqbal

(*/ Tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.