Pengakuan Tante Denada Niat Titipkan Ressa karena Sudah Tua Justru Diblokir, Ungkap Awal Merawat
January 27, 2026 02:01 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kini menjadi sorotan gugatan yang diajukan Ressa Rizky Rossano, pemuda asal Banyuwangi, terhadap penyanyi Denada terkait dugaan penelantaran anak. 

Ressa menuntut pengakuan bahwa dirinya adalah anak kandung Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan serta meminta ganti rugi senilai Rp 7 miliar dalam gugatannya. 

Apabila benar ia merupakan anak kandung penyanyi yang lahir pada 19 Desember 1978 tersebut akan memicu beragam pertanyaan di tengah masyarakat, terutama mengenai asal-usul Ressa dan perjalanan hidupnya selama ini. 

 Di tengah ramainya sorotan, tante Denada, Ibu Ratih, akhirnya angkat bicara dan mengungkap kisah awal dirinya merawat Ressa sejak masih bayi.

Ratih, yang merupakan istri dari adik laki-laki mendiang aktris Emilia Contessa, membeberkan cerita tersebut saat hadir sebagai bintang tamu dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo.

Potret Denada. Pihak keluarga dari ibunda Denada, almarhum Emilia Contessa  ungkap bahwa Denada disebut tidak pernah sepeserpun memberikan nafkah tanggung ke anaknya
Potret Denada. Pihak keluarga dari ibunda Denada, almarhum Emilia Contessa ungkap bahwa Denada disebut tidak pernah sepeserpun memberikan nafkah tanggung ke anaknya (Instagram/denadaindonesia)

Ia menceritakan bagaimana pertama kali mengetahui keberadaan Ressa hingga akhirnya mengambil peran sebagai pengasuh sejak bayi itu berusia 10 hari.

Pada awalnya, Ratih mendengar kabar bahwa Denada memiliki seorang anak dari putrinya.

Saat itu, putri Ratih diketahui tengah bersekolah di Jakarta dan tinggal bersama Denada.

 “Ma, ‘Mbak ngelahirin loh.’ Lahirin gimana? Mati? Saya pikir keguguran tuh,” ujar Ratih, menirukan ucapannya kala itu, dikutip Tribunnews, Selasa (27/1/2026). 

Setelah itu, Ratih mendapat informasi bahwa mendiang Emilia Contessa sedang mencari orang yang bersedia merawat bayi tersebut.

Ia menyebut, bayi itu sempat ditawarkan kepada beberapa orang, namun tak satu pun yang menyanggupi.

“Sudah ditawarkan ke beberapa orang. Satu katanya, ‘enggak, aku sudah punya anak laki.’ Yang satu bilang, ‘enggak, aku nanti bukan anak tunggal kalau ngambil lagi,’” ungkapnya.

“Terus saya, ‘udah, biar saya,’” imbuh Ratih.

Keputusan tersebut akhirnya membuat Ressa, yang kala itu baru berusia 10 hari, dibawa dari Jakarta ke Surabaya menggunakan pesawat, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Banyuwangi.

 “Yang bawa nenek buyutnya, ibunya Mbak Emil, yang gendong dia itu,” jelas Ratih.

Ratih juga mengungkap bahwa Emilia Contessa sempat berjanji akan memberikan susu untuk bayi tersebut.

Meski demikian, sejak awal Ratih mengaku tidak menggantungkan harapan besar, karena ia sudah terlanjur menyayangi Ressa layaknya anak kandung sendiri.

Perasaan sedih kembali muncul ketika Ressa suatu hari mengetahui dari orang lain bahwa dirinya bukan anak kandung Ratih.

Ia mengaku sempat berupaya menutupi kenyataan tersebut.

“Kamu nanya (soal ibu Denada), mama jawab, ‘siapa bilang? Kamu lahir dari perut mama,’” ujar Ratih.

Karena tidak memperoleh jawaban yang jelas, Ressa kemudian menanyakan hal tersebut kepada kakaknya, yakni istri Ronald.

Ratih pun mengingat kembali momen penuh emosi itu.

“Ini ke istrinya Ronald (kakaknya), kan dekat. Dia nangis. ‘Aku sudah besar, ayo jujur sama saya,’” lanjut Ratih.

Ratih juga baru mengetahui belakangan bahwa nomor teleponnya telah diblokir Denada.

Bahkan ketika ia dan sang suami mendatangi rumah Denada, keduanya tidak diperkenankan masuk.

“Kemarin saya cuma ngomong, ‘Mbak, kan karena saya sudah tua, titip Ressa ya.’ Baru ketahuan kalau keblokir,” ungkap Ratih.

“Saya enggak minta apa-apa. Jadi sampai sekarang dia belum baca WA saya itu,” tutupnya.

Pihak Denada Bantah Telantarkan Anak

Kabar Ressa Rizky Rosano menggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menghebohkan publik.

Ressa Rizky Rosano memiliki alasan melayangkan gugatan ke PN Banyuwangi.

Melalui tim kuasa hukumnya, Ressa mengaku sebagai anak kandung yang diduga telah ditelantarkan Denada selama 24 tahun.

Dalam hal ini, Denada resmi digugat dan dituntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar.

Gugatan dilayangkan Ressa telah teregister di PN Banyuwangi pada 26 November 2025, dengan nomor perkara 288.

Tudingan menelantarkan anak itu pun langsung dibantah oleh pihak Denada.

Kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal mengklaim memiliki bukti bahwa putri Emilia Contessa itu tak menelantarkan anak kandungnya.

Menurut Ikbal, Denada membelikan mobil untuk Ressa dan mengirimkan uang.

"Oh, enggak ada kalau penelantaran itu, wong dibelikan mobil, ada transferan juga," kata Ikbal, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (12/1/2026).

"Intinya kita menangkis semua itu," sambungnya.

Muhammad Ikbal mengaku sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk digunakan di persidangan.

"Yang jelas kita bukti-bukti ada semua ya. Tinggal ngasih ke hakimnya aja kok," ujar Ikbal.

"Kalau masalah nanti detailnya ya sabar dululah. Tunggu persidangan," lanjutnya.

Soal gugatan tersebut, Ikbal mengatakan wanita berusia 47 tahun itu menanggapi santai.

"Kalau selama ini ya santai-santai, ya semua kan keluarga bisa dibicarakan mungkin gitu," terangnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.