Jumbo dan Si Juki Sambut Hangat Kehadiran Papa Zola di Indonesia
January 27, 2026 11:19 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fenome a unik terjadi di industri animasi, khususnya di Indonesia ketika tokoh animasi saling dukung.

Ramai di sosial media soal kampanye dukungan animasi Asia Tenggara yang disuarakan para kreator animasi.

Hal itu terlihat ketika film animasi Papa Zola The Movie yang resmi tayang di bioskop Indonesia sejak 23 Januari 2025. 

Sejumlah karakter animasi populer Indonesia seperti Si Juki, Jumbo, serta Adit Sopo Jarwo turut menyuarakan dukungan mereka melalui media sosial.

Lewat akun resmi, mereka menggaungkan semangat #animaSEA Terus Maju sebagai simbol solidaritas bagi kemajuan industri animasi Asia Tenggara.

Baca juga: Enam Film dan Animasi Lokal Jebolan Bootcamp AKTIF Kemenekraf Siap Duel di ATF 2025

Kehadiran Papa Zola The Movie dari Malaysia tidak hanya menjadi tontonan hiburan keluarga, tetapi juga momentum penting bagi penguatan ekosistem animasi regional. 

Dukungan dari karakter-karakter yang sudah lekat di hati penonton Indonesia ini dinilai mampu memperluas jangkauan film sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap karya animasi Asia Tenggara yang terus berkembang dan semakin kompetitif.

Antusiasme tersebut terlihat dari berbagai unggahan yang menyuarakan kebanggaan terhadap kemajuan animasi kawasan. 

Akun resmi Jumbo, misalnya, menyampaikan rasa bangga bisa melihat animasi Asia Tenggara melangkah lebih jauh. 

“Geng Jumbo ikut senang dan bangga melihat animasi Asia Tenggara terus melangkah maju. Semoga Papa Zola bisa terus menemani banyak keluarga, bikin ketawa, dan jadi pengalaman nonton yang hangat,” tulis akun @jumbofilm dikutip Tribunnews.com, Selasa (27/1/2026).

Sementara itu, karakter Si Juki juga memberikan dukungan dengan gaya khasnya yang dekat dengan keseharian masyarakat. 

“Namanya Papa Zola, beliau ini tipikal bapak-bapak yang cuman pengen anaknya bahagia. Relate lah sama bapak-bapak di luar sana,” tulis akun @jukihoki, menyoroti sisi emosional dan nilai keluarga yang diangkat dalam film tersebut.

Kolaborasi simbolik lintas karakter animasi ini mencerminkan semangat kebersamaan para kreator dan pelaku industri animasi di kawasan Asia Tenggara. 

Tidak hanya saling mendukung karya, tetapi juga membangun narasi bersama bahwa animasi regional mampu bersaing di level internasional dengan cerita yang relevan, hangat, dan penuh pesan positif.

Dengan dukungan dari karakter animasi populer Indonesia, Papa Zola The Movie diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penonton, khususnya keluarga, sekaligus menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk mendorong animasi Asia Tenggara terus tumbuh, berkembang, dan mendapat tempat di panggung global. 

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.