BANJARMASINPOST.CO.ID - Kematian selebgram Lula Lahfah masih jadi sorotan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, hingga rekan-rekan selebriti.
Kekasih Reza Arap itu dikenal hangat dan penuh perhatian, sehingga kepergiannya terasa begitu cepat dan sulit diterima oleh orang-orang terdekatnya.
Jenazah perempuan 26 tahun itu telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).
Dalam prosesi pemakaman itu, berlangsung khidmat, diiringi doa serta isak tangis para pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Sebagai sahabat, Awkarin turut merasakan kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Lula Lahfah.
Baca juga: Sosok Lula Lahfah di Mata Tetangga, Ketua RW Ungkap Kebiaasaan Mulia Sang Selebgram Semasa Hidup
Melalui unggahan di Instagramnya, @narinkovilda, Awkarin membagikan sebuah tangkapan layar percakapan grup para sahabat.
Percakapan tersebut membahas pencarian foto close up Lula Lahfah mengenakan hijab.
Foto itu dibutuhkan untuk dicetak di buku yasin sebagai bagian dari prosesi doa bagi almarhumah.
Dalam tangkapan layar tersebut, salah satu sahabat Lula Lahfah, selebgram Sarah Gibson, menuliskan permintaan sederhana namun sarat makna.
“Ada yg punya foto close up Lula pake hijab gak? Buat dicetak di buku yasin,” tulis pesan Sarah, yang diunggah Awkarin, dikutip Tribunnews, Selasa (27/1/2026).
Kalimat itu kemudian disusul ungkapan duka yang begitu dalam, menggambarkan betapa berat kenyataan yang harus diterima para sahabat Lula.
“I can’t believe I’m saying this, (aku masih tak percaya aku mengatakan seperti ini) @Lula Lahfah,” lanjut Sarah Gibson, seakan tak percaya harus mengucapkan kalimat tersebut untuk pertama kalinya.
Unggahan tersebut kemudian dilengkapi dengan foto contoh buku yasin atas nama almarhumah Lula Lahfah binti Muhamad Feroz.
Di dalamnya tercantum keterangan bahwa Lula Lahfah lahir pada 17 Juli 1999 dan wafat pada 23 Januari 2026.
Potret Lula berhijab dengan senyum lembut turut dipajang, menjadi kenangan terakhir yang ditinggalkan.
Mengiringi unggahannya, selebgram berusia 28 tahun ini juga menuliskan kalimat yang menggambarkan perasaan kehilangan yang masih terasa hingga kini.
“Still feels surreal to us. (Rasanya masih seperti tidak nyata bagi kami.) Al-Fatihah selalu Lula syg ,” tulis Awkarin.
Lewat unggahan Instagram-nya pada 6 Januari lalu, Lula mengunggah potret lawas saat dirinya bersama sahabat-sahabatnya.
Dalam foto itu terlihat potret lawas selebgram Awkarin, Risya Brabo, dan Sarah Gibson sedang berpose di bawah anak tangga.
Tak hanya itu di halaman kedua unggahan itu, Lula juga membagikan potret lawasnya bersama selebgram Keanu Angelo.
Dari banyaknya unggahan yang dibagikan itu, Lula Lahfah juga mengunggah potret lawasnya bersama sahabatnya, mendiang selebgram Laura Anna.
"Misi artefacts mau lewat," terang Lula dalam unggahan itu
"Sumpah sedih banget. Disini ada foto Keanu Lula sama Laura," tulis salah satu warganet.
Tak hanya di kolom komentar Lula, kolom komentar Instagram Awkarin pun dibanjiri komentar yang senada.
"Rin, Lula sayang banget sama lo pls. Di akhir-akhir hidupnya dia seolah nge-remind kisah pertemanan kalian dulu mulai dari pake sound lagu lo di bbrpa video TikToknya dan trkhir ikut trend 10 tahun yang lalu itu, banyak memori yang Lula share itu bareng kamu. Sedih banget Lula harus pergi secepat ini," kata salah satu warganet.
Pihak kepolisian mengungkap kronologis meninggalnya Lula Lahfah
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan menjelaskan Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
"Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia atas nama Lula Lahfah di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence," ujar Kombes Pol I Putu Yuni dari keterangan resmi yang diterima.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi yang berada di luar kamar apartemen korban.
Saat itu, pintu kamar Lula Lahfah dalam kondisi terkunci dari dalam.
“Saksi merasa curiga dan khawatir karena korban tidak merespons. Mengingat sebelumnya korban sempat berobat bersama sopir atau asisten pribadinya, saksi kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu,” ucapnya.
Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama pihak manajemen apartemen yang berjumlah sekitar empat orang masuk ke dalam kamar.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan kondisi mulut terbuka dan warna kebiruan.
"Kondisi almarhumah tidak adanya napasnya, dalam kondisi telentang dengan mulut terbuka warna biru," ungkapnya.
“Saksi sempat memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan,” jelasnya.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi asisten pribadi korban bernama Sindy, yang saat itu berada di luar apartemen.
Sekitar 15 menit kemudian, asisten tiba di lokasi kejadian.
Kronologi lain disampaikan saksi kedua yang mengaku sempat bangun sekitar pukul 08.00 WIB dan beraktivitas di kawasan Fatmawati untuk menjaga bazar pakaian milik almarhumah.
“Saksi kemudian meminta agar dipastikan kondisi korban dan menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata Putu Yuni.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun, di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
"Catatan dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi," ungkap Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika.
Tak ditemukan tanda kekerasan di tubuh Lula Lahfah saat ditemukan meninggal, seperti dinyatakan oleh pihak rumah sakit.
Lewat jejak digital di akun media sosialnya, Lula mengungkap kondisi kesehatannya tidak sedang baik-baik saja.
Melalui sebuah interaksi dengan pengikutnya di Instagram yang kini viral kembali, Lula sempat membagikan potret dirinya yang tengah terbaring di rumah sakit dengan selang infus melilit tangannya.
Saat seorang netizen bertanya mengenai penyakitnya, jawaban Lula terasa begitu menyesakkan.
Ia menyebut kondisi kesehatannya sebagai "penyakit borongan".
"Borongan, ISK (Infeksi Saluran Kemih), Usus Bengkak Radang, Batu Ginjal, dan Gerd," tulis Lula kala itu.
Kombinasi penyakit kronis ini diduga menjadi faktor yang menggerus daya tahan tubuhnya secara perlahan.
Keempat diagnosis tersebut—mulai dari peradangan usus hingga gangguan ginjal—merupakan kondisi yang memerlukan perawatan intensif dan manajemen nyeri yang berkelanjutan.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)