Ayah Lula Lahfah Syok Tahu Reza Arap Dipanggil Polisi, Giliran Keluarga yang Bakal Diperiksa
January 28, 2026 06:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Reza Arap dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (26/1), terkait kematian Lula Lahfah.

Pemanggilan terhadap Reza Arap tersebut ternyata tidak diketahui oleh keluarga Lula Lahfah.

Feroz, ayah Lula Lahfah mengaku kaget dengan akbar Reza Arap dipanggil polisi terkait kematian putrinya.

Saat diberi tahu awak media soal Arap diperiksa kepolisian, Feroz bingung.

"Saya belum dengar, diperiksa gimana?" tanya Feroz soal Reza Arap kabarnya diperiksa polisi.

Setelah sang putri tercinta wafat, Feroz mengaku sibuk mengurus tahlilan Lula.

Baca juga: Dugaan Overdosis Lula Lahfah Bakal Diselidiki, Polisi Minta Publik Bijak: Jangan Bias Menuduhkan

Pun dengan ibunda Lula, Tatu, yang juga sibuk mempersiapkan acara tahlilan.

Perihal kabar tunangan putrinya itu diperiksa polisi, Feroz mengaku tidak tahu sama sekali.

"Saya belum tahu, belum dapat kabar. Soalnya kita dari pagi pisah ngurusin kelompok laki-laki bantu bebenah, ibu bantu di dalam," kata Feroz.

Lebih lanjut, Feroz juga tersentak saat mendengar isu yang beredar yakni Arap ada di apartemen saat Lula meninggal dunia.

"Pas kejadian maksudnya gimana?" tanya Feroz ke wartawan.

"Belum tahu," sambungnya.

Sementara itu terkait dengan alasan Reza Arap diperiksa terkait kematian Lula Lahfah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah sempat mengurai fakta.

Bahwa kepolisian telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) yakni di apartemen Lula lalu menemukan beberapa barang bukti hingga memeriksa saksi-saksi.

"Kami sudah memeriksa, melaksanakan klarifikasi kepada saksi-saksi yang ada di TKP yang melihat, menyaksikan dan mendengar saksi tersebut. Kita mendapatkan alur cerita dan barang bukti yang ada di TKP juga sudah kita amankan. Akan kita proses lebih lanjut karena beberapa membutuhkan laboratorium forensik," kata AKBP Iskandarsyah.

"Sampai saat ini kita sudah memeriksa enam saksi yang sudah ada di TKP. Selain juga ada pihak rumah sakit. Karena berdasarkan informasi saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan. Oleh karena itu kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk klarifikasi terkait fakta yang ada," kata AKBP Iskandarsyah.

Tak cuma tim dokter, polisi juga mengundang tunangan mendiang Lula, Reza Arap untuk diperiksa.

Baca juga: Sosok Arief Fadillah, Laporkan Suderajat Jual Es Kue Pakai Spons hingga Diduga Dianiaya Oknum Aparat

Alasan Reza Arap bakal diperiksa penyidik karena saat Lula meninggal, ia diduga berada di apartemen mendiang.

"Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP. Oleh karena itu kita tetap melakukan klarifikasi. Saudara RA, pacarnya ini kooperatif dan akan hadir pada pemeriksaan atau klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan," ujar AKBP Iskandarsyah.

Keluarga Lula Bakal Diperiksa

Polisi mengungkapkan akan memanggil pihak keluarga untuk dimintai keterangan terkait kematian Selebgram Lula Lahfah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebut, nantinya pihak keluarga akan didalami terkait keputusan menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah Lula.

"Ya pasti, karena ada pertanyaan kenapa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi," kata Budi saat ditanya terkait apa yang akan didalami dari keluarga Lula, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Kisah Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji 2026 Tanpa Alasan, Sudah Jalani Diklat PPIH Semi Militer

Sementara itu, lanjut Budi, berdasarkan keterangan dari dokter, pihak keluarga menolak autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jenazah Lula

"Ini kami sampaikan bahwa hasil keterangan dari dokter, pernyataan dokter yang kemarin sempat diminta keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, pertama tidak adanya tanda-tanda kekerasan, tidak ada tanda-tanda penganiyaan," ucapnya.

"Sehingga pihak keluarga memutuskan menerima dan tidak ingin dilakukan bedah mayat atau lebih kita kenal autopsi," katanya.

Meski demikian, ia belum menyampaikan lebih lanjut ihwal kapan pemeriksaan terhadap keluarga Lula akan dilakukan.

Ia hanya memastikan, proses pemeriksaan terkait kematian Lula dilakukan pihak Polres Metro Jakarta Selatan.

Budi menuturkan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan saksi yang akan diperiksa.

"Pasti ada, (saksi) nanti akan bertambah, seperti teman yang bersangkutan saudari V ini kan belum hadir, termasuk orang yang datang setelah kejadian tersebut, ada pacar almarhum, ada dokter dari klinik yang di Depok yang mengeluarkan surat keterangan kematian, ada manager, nah ini kan kita harus melakukan pemeriksaan. Tidak ada maksud lain, kita hanya ingin melihat secara runtun," jelasnya.

Baca juga: Sosok Kombes Abdul Waras Kapolres Metro Depok Beri Motor Untuk Suderajat Penjual Kue Gabus

Sebagai informasi, sejauh ini polisi telah memeriksa sebanyak 10 saksi.

Mereka di antaranya asisten rumah tangga (ART), sopir, teknisi apartemen, asisten pribadi hingga kekasih Lula, Reza Arap.

Mengapa Lula Lahfah Tinggal Sendiri?

Ayah mendiang Lula Lahfah, Feroz Marikar, mengungkap alasan mengapa sang putri memilih tidak tinggal bersamanya meski belum menikah.

LULA LAHFAH
LULA LAHFAH (Instagram @lulalahfah)

Selama ini, Lula memang diketahui menetap seorang diri di sebuah apartemen.

Kondisi tersebut sempat menimbulkan berbagai tanda tanya di tengah publik.

Terlebih, kematian Lula sempat diliputi misteri, meskipun belakangan diduga kuat disebabkan oleh faktor kesehatan.

Feroz Marikar menegaskan bahwa putrinya dikenal sebagai sosok yang menyenangkan di lingkungan keluarga.

Ia menyebut Lula memiliki kepribadian yang hangat dan mudah akrab dengan siapa saja.

Baca juga: Tuduh Suderajat Jual Es Kue Pakai Spons, TNI Minta Tak Ada Tuntutan, Oknum Polisi Diperiksa Propam

"Lula nyenengin di keluarga," akui Feroz.

Meski memiliki hubungan yang sangat dekat dengan keluarga, Lula nyatanya tidak tinggal bersama ayah, ibu, maupun saudara-saudaranya.

Terkait keputusan tersebut, Feroz pun memberikan penjelasan secara terbuka.

Menurut Feroz, alasan utama Lula memilih tinggal di apartemen karena jumlah barang pribadinya yang sangat banyak.

"Kenapa Lula enggak tinggal sama kita kan karena dia selebgram. Enggak mungkin dia (Lula) satu rumah sama kita, sementara barang-barangnya banyak. Hampir semua mungkin seperti itu, jadi itu hal yang wajar," imbuh Feroz.

Feroz menjelaskan bahwa profesi Lula sebagai selebgram membuat aktivitas endorse dan pekerjaannya membutuhkan ruang yang lebih luas.

Sebelum menetap di apartemen, Lula sempat tinggal bersama orangtuanya.

Baca juga: Fakta Whip Pink Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Mengandung Nitrous Oxide, Ini Kata Dokter

Namun, seiring berjalannya waktu, Lula memutuskan untuk hidup lebih mandiri.

"Lain halnya kalau dia bukan siapa-siapa tapi enggak tinggal sama orang tua, itu lain cerita. Tapi kan karena dia selebgram. Waktu dulu tinggal sama kita aja kan berantakan tempat kita sama barang-barang dia endorse. Makanya dia akhirnya pindah," kata Feroz.

Keputusan tersebut diambil bukan karena adanya masalah dalam keluarga.

Justru, Feroz menegaskan hubungan keluarga mereka tetap terjalin dengan baik.

Meski tinggal terpisah, Feroz selalu memastikan keselamatan putri tercintanya.

Ia menyebut Lula tidak benar-benar hidup sendirian di apartemen tersebut.

"Itu pun dia enggak tinggal sendiri. Ada pembantu, ada sopir, jadi dia ke mana-mana dikawal, aman," ujar Feroz.

(Bangkapos.com/TribunnewsMaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.