Mengenal Papakulu Ikan Bakar Disantap Hadi Tjahjanto di Makassar: Garis Gelap, Kulit Tebal, Berduri
January 28, 2026 08:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - Mengenal ikan Papakulu, ikan yang disantap Panglima TNI 2017-2021 Marsekal TNI Purn Hadi Tjahjanto di Makassar.

Hadi Tjahjanto sudah berada di Makassar jelang kedatangan mantan Presiden, Jokowi.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar, pada 29-31 Januari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pada 2024 itu pamer sedang berada di Makassar lewat akun Instagram @hadi.tjahjanto, Rabu (28/1/2026).

Berikut unggahannya:

Tiba di Makassar, langkah pertama bukan kegiatan lain… tapi penghormatan dulu pada kuliner lokal 😌🐟

Singgah di RM Nelayan, menikmati nikmatnya Ikan Papa Kuluk. Lezat, segar, dan sukses membuat semua rencana “makan secukupnya” batal dengan terhormat 😂

Karena di Makassar, yang wajib itu bukan hanya agenda… tapi juga ikan bakar.

Mengenal Ikan Papakulu

Papakulu (Balistes capriscus ), adalah spesies ikan bersirip pari dalam keluarga triggerfish.

Spesies ini berasal dari bagian dangkal Atlantik barat dari Nova Scotia hingga Argentina dan juga Atlantik timur, Laut Mediterania, dan lepas pantai Angola di pantai barat Afrika.

Dalam penampilan dan kebiasaannya, papakulu merupakan anggota khas dari genus Balistes kecuali warna abu-abunya yang seragam dan menjemukan.

Ini adalah ikan yang relatif kecil, biasanya kurang dari 23 kg (50,7 pon) beratnya.

Ikan ini dipancing untuk rekreasi dan meskipun kulitnya keras, ia merupakan ikan makanan yang sangat baik.

Papakulu adalah ikan berukuran sedang yang dapat tumbuh hingga 60 cm (24 in), tetapi panjang yang lebih umum adalah 44 cm (17 in).

Mulut kecil seperti paruh di ujung moncongnya memiliki bibir yang berdaging.

Mata terletak jauh di belakang dekat bagian atas kepala.

Tubuhnya dikompresi secara lateral dan bertubuh dalam dengan kulit yang keras dan kasar.

Sirip punggung depan memiliki tiga duri, yang pertama sangat kuat dan lebih panjang dibandingkan dua duri lainnya.

Sirip punggung kedua memiliki 26 hingga 29 jari lunak dan ukuran serta bentuknya hampir sama dengan sirip dubur tepat di bawahnya yang tidak memiliki duri dan 23 hingga 26 jari lunak.

Sirip dada kecil dan membulat.

Sinar luar sirip ekor memanjang pada individu yang lebih besar.

Sisik di kepala dan separuh badan depan berukuran besar. Sedangkan sisik di separuh belakang lebih kecil dan halus.

Ikan ini didominasi warna abu-abu pucat, abu-abu kehijauan, atau coklat kekuningan.

Tubuhnya mempunyai tiga garis gelap lebar yang tidak jelas dan terdapat garis pucat di dagu.

Orbit mata bagian atas berwarna biru dan terdapat beberapa bintik dan garis kecil berwarna biru pada sirip punggung dan tubuh bagian atas, terkadang titik putih dan garis tidak beraturan pada tubuh bagian bawah.

Sirip punggung kedua dan sirip dubur mempunyai penampilan agak marmer.

Warna tubuh sedikit memudar seiring bertambahnya usia hewan: hewan muda lebih berwarna. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.