Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman telah dimulai dengan target yang sangat jelas: Piala Dunia 2030.
Namun, Herdman menegaskan perjalanan menuju ke sana tidak hanya bergantung pada bakat pemain di lapangan semata.
Ada elemen penting di luar teknis yang menurut Herdman harus dipenuhi oleh semua pihak jika Indonesia benar-benar ingin bersaing di level tertinggi dunia.
John Herdman saat ini masih memantau Super League 2025/2026 untuk menentukan komposisi terbaik di Timnas Indonesia.
Tentunya, semua pemain memiliki peluang untuk bisa dilirik dengan syarat harus menunjukkan kemampuannya di lapangan.
Terdekat, ada FIFA Series dan ASEAN Cup 2026 yang jadi misi utama skuad Garuda.
Herdman menjelaskan, proses menuju Piala Dunia akan memakan waktu yang panjang. Dia harus menemukan komposisi terbaik dan membawa timnas terus berkembang.
Perjalanan tentu tidak akan mudah dan rintangan di depan mata sudah menunggu.
"Saya sampaikan jika kita baru akan memulai perjalanan yang panjang dengan tujuan utama bersama. Kita memiliki proses jangka panjang bersama untuk memenuhi syarat di tahun 2030 nanti," kata John Herdman melansir laman Bali United, Rabu, (28/1/2026).
Sejak pertama tiba, pelatih berusia 50 tahun ini menyadari Indonesia memiliki potensi besar, termasuk dukungan luar biasa dari suporter yang memberikan energi tersendiri.
Ini membuat pemain bisa menunjukkan aksi terbaiknya dan tampil dengan percaya diri.
Herdman berharap bisa mendapatkan kepercayaan dari suporte agar bisa fokus bekerja dan terus mendapatkan dukungan.
"Kita adalah bagian dari cerita untuk negara ini. Saya berjuang bersama tim di ruang ganti dan lapangan sementara kalian sebagai suporter akan mendukung di belakang kami. Semuanya pun memiliki kontribusi yang sama untuk negara Indonesia," terangnya.
Selain pemain yang memiliki potensi, fasilitas di klub juga akan berpengaruh langsung ke timnas.
Herdman cukup kagum dengan fasilitas latihan milik Bali United saat berkunjung.
Menurut Herdman, ini akan berpengaruh besar kepada pemain muda yang saat ini sedang berkembang.
Dari timnas berharap hal tersebut bisa melahirkan pemain-pemain berkualitas dan nanti akan bisa memberikan dampak di timnas.
"Saya pikir dengan memiliki tempat latihan yang bagus ini akan memudahkan dalam pengembangan pemain muda. Sebab inti dari pengembangan pemain itu sendiri selain bakat adalah dukungan berupa fasilitas latihan yang baik," tutup Herdman.
Terpisah, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai John Herdman memiliki kapasitas membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Herdman yang saat ini tengah memantau penuh tim-tim di Super League 2025/2026, sebelumnya juga sempat berkunjung ke sesi latihan Persija.
Mauricio menjelaskan, dia sempat berbincang langsung dengan Herdman.
Menurut Mauricio, juru taktik timnas tersebut memberikan respons positif setelah melihat sesi latihan Macan Kemayoran.
Bahkan, mereka mendapatkan pujian dan ini adalah respons yang cukup positif.
"Dia (John Herdman) memuji tim kami. Dia memang memiliki ide untuk mengunjungi klub-klub. Kami sempat berbincang singkat," kata Mauricio Souza dilansir dari laman Persija, Rabu, (28/1/2026).
Pelatih asal Brasil ini melanjutkan, memimpin timnas tentu bukan tugas yang mudah.
Agenda berkunjung ke klub-klub jadi sarana yang tepat agar pelatih memiliki hubungan yang baik.
Apalagi, pemain akan berkembang di tim sebelum bisa dimanfaatkan dengan baik di skuad Garuda.
Perlu hubungan yang harmonis karena kedua pihak saling menentukan arah timnas di masa depan.
"Saya mengucapkan selamat atas tantangan yang dia ambil. Saya sangat menyukai inisiatifnya untuk mengunjungi klub dan berbicara dengan para pelatih," terang Mauricio.
Terkait harapan, Mauricio optimis mantan pelatih Timnas Kanada tersebut bisa memberikan prestasi terbaik untuk timnas, salah satunya dengan mengantar Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Menurutnya, ini bukan hal yang mustahil dan semua pemain tentu akan berjuang keras mencapai target tersebut.
Sebagai pelatih di klub, Mauricio akan coba untuk mempersiapkan pemain dengan baik agar cita-cita masyarakat Indonesia bisa tercapai.
"Terlihat dia sangat termotivasi dan bekerja keras. Saya mendoakan kesuksesannya dan berharap pada 2030 Indonesia bisa tampil di Piala Dunia," tutupnya.