Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA -Sebuah aksi pencurian nekat terjadi di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Studio Alam TVRI, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Rabu (28/1/2026) dini hari.
Pelaku diduga masuk dengan cara menjebol plafon untuk menguras isi mesin ATM saat kondisi lingkungan sekitar sedang sepi.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh karyawan toko sekitar pukul 05.47 WIB saat hendak memulai sif pagi.
Baca juga: Waspada Warga Depok! Modus Baru Curanmor Incar Pelajar: Dituduh Menganiaya Lalu Motor Dirampas
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengonfirmasi bahwa saksi terkejut melihat kondisi meja kasir yang sudah acak-acakan.
"Saat pelapor dan saksi membuka pintu rolling dan pintu kaca, mereka mendapati meja kasir sudah dalam keadaan berantakan," ujar Made, Rabu (28/1/2026).
Pelaku Profesional: Rusak Alarm dan Gasak DVR CCTV
Lalu saat karyawan minimarket menyalakan lampu, ternyata plafon dekat ATM sudah jebol.
Dua mesin ATM di lokasi juga dalam keadaan rusak dan barang-barang berharga sudah hilang.
“Ketika pelapor dan saksi 1 mengecek gudang, ternyata plafon gudang pun sudah dalam keadaan jebol dan kartu stor mandiri milik toko yg disimpan di atas brangkas sudah tidak ada/hilang,” ujar Made.
Tak hanya membobol dua mesin ATM hingga rusak, pelaku tampaknya cukup lihai dalam menghilangkan jejak.
Terbukti, mesin DVR (Digital Video Recorder) atau perangkat elektronik untuk merekam, menyimpan, dan memutar ulang video digital, terutama dari kamera CCTV analog sudah hilang.
“Kemudian saksi 1 mengecek sensor alarm, ternyata sudah dalam keadaan dirusak,” ungkapnya.
Polisi menemukan di sekitar area minimarket ada tangga yang digunakan oleh pelaku untuk naik ke atas plafon.
Berikut adalah beberapa detail kerusakan yang ditemukan di TKP:
Penyelidikan Polisi
Pihak manajemen minimarket telah resmi melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukmajaya. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut.
Mengenai total kerugian materiil, AKP Made Budi menyatakan bahwa jumlah pastinya masih dalam proses kalkulasi oleh pihak minimarket dan bank terkait.
"Kerugian atas pencurian di minimarket tersebut belum dapat dikalkulasikan," tandasnya. (m38)