Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung Menggenangi 18 RT di Jakarta Timur, 1.574 Jiwa Terdampak
January 29, 2026 11:17 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah ruas jalan dan pemukiman di Jakarta kebanjiran setelah hujan deras turun sejak Rabu (28/1/2026) malam hingga Kamis (29/1/2026) pagi. 

Dari data yang dihimpun, di Jakarta Timur ada 2 kecamatan dan 4 kelurahan terdampak banjir, dengan total 486 kepala keluarga (KK) atau 1.574 jiwa. 

Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur Ali Kojim menyatakan belum ada warga mengungsi ke tempat aman.

Baca juga: Jalan Daan Mogot Jakarta Barat Kembali Terendam Banjir, Pemotor Disarankan Mencari Jalur Alternatif

"Berdasarkan laporan di lapangan, wilayah terdampak ada di Kecamatan Kramat Jati dan Kecamatan Jatinegara, total ada 9 RW dan 18 RT," kata Ali Kojim, Kamis.

Menurut Ali, di Jalan Al Hikmah RT06/07 Kelurahan Cililitan, Kramat Jati, ketinggian air mencapai 150 sentimeter.

Sementara, di Jalan Taman Harapan RW 03 RT 02, 04, dan 15 Kelurahan Cawang, warga terdampak banjir sebanyak 146 KK atau 456 jiwa.

Baca juga: Hujan Deras Semalam, Jalan Pandjaitan Jaktim Terendam Banjir 40 Cm

Di Jalan Raya Kalibata Gang H Maliki RW 05 RT 09 dan RT 11, sebanyak 134 KK atau 404 jiwa terdampak banjir.

"Ketinggian air di wilayah ini juga tercatat mencapai 150 sentimeter," kata Ali Kojim.

Di Jalan Kebon Pala II RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, warga terdampak 44 KK atau 125 jiwa. 

Baca juga: 27 Kecelakaan Terjadi Akibat Jalan Berlubang di Jakarta, 1 Orang Tewas

Ketinggian air tercatat sempat mencapai 125 sentimeter dan Jalan Baiduri Bulan RW 03 RT 12 serta RW 11 RT 06 dan RT 12 juga terdampak banjir dengan total 55 KK atau 185 jiwa.

Jalan Tanjung Lengkong Gang Macan RW 07 RT 05 dan RT 14, dengan total 53 KK atau 212 jiwa terdampak banjir.

"Ketinggian air di wilayah ini mencapai 150 sentimeter," ucapnya.

Baca juga: Hujan Lebat Sebabkan Layanan Transjakarta Terganggu, 28 Rute Disesuaikan

Penyebab banjir karena luapan Kali Ciliwung dan hujan deras tak henti sejak Rabu malam. 

Saat ini Bendung Katulampa di Bogor berstatus Siaga 3, disusul Pintu Air Depok naik ke status Siaga 3.

"Air Kali Ciliwung mulai meluap dan masuk ke permukiman warga, kami terus memantau genangan maupun banjir," katanya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.