SURYA.CO.ID, SURABAYA – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial (fintech) dan tren transaksi digital, Universitas Dinamika (Undika) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), mengambil langkah proaktif dengan membekali mahasiswanya melalui Seminar Literasi Keuangan, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini, bertujuan agar generasi muda tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam mengelola risiko keuangan.
Seminar ini menghadirkan dua pakar dari industri keuangan yang memberikan wawasan mendalam mengenai lanskap ekonomi digital saat ini:
Ketua Pelaksana, Ayouvi Poerna Wardhanie, menjelaskan kepada SURYA.co.id, bahwa mahasiswa saat ini hidup di ekosistem serba digital yang menuntut pemahaman mendalam tentang peluang dan risiko.
Selain materi teori, mahasiswa juga diuji melalui post-test untuk mengukur tingkat pemahaman mereka secara langsung.
"Kami ingin mahasiswa mampu mengelola keuangan secara sehat dan memahami risiko keuangan digital sejak awal masa perkuliahan," tegas Ayouvi.
Rektor Undika, Prof Dr Budi Jatmiko M.Pd., menekankan bahwa penguasaan literasi keuangan digital adalah bentuk investasi jangka panjang bagi mahasiswa.
Menurutnya, penggunaan digital payment memberikan keunggulan tersendiri dalam manajemen finansial pribadi.
Beberapa poin penting terkait manfaat transaksi digital bagi mahasiswa menurut Prof. Budi meliputi:
Selain seminar, Undika juga menunjukkan komitmennya terhadap akses pendidikan dengan melakukan penandatanganan penerima beasiswa, yang mencakup Beasiswa KIP, Beasiswa Prestasi Akademik dan Beasiswa Prestasi Non-Akademik.
Langkah ini, menjadi bagian dari visi Undika untuk terus memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan dan perusahaan pembiayaan.
Hal ini diharapkan dapat menyiapkan lulusan yang lebih matang dalam memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.