Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN — Dewan Pendidikan Lamongan (DPL) merekomendasikan rumusan arah kebijakan pendidikan yang strategis guna memperkuat tata kelola pendidikan daerah yang lebih bermutu, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Hasil rumusan dari rapat kerja (Raker) perdana DPL di Universitas Islam Lamongan akan disampaikan kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Dinas Pendidikan, dan pemangku kepentingan terkait.
Ketua DPL, Sutardi menjelaskan bahwa, Raker pada Rabu (28/1/2026) sore kemarin menjadi momentum konsolidasi gagasan guna memperkuat tata kelola pendidikan daerah yang lebih bermutu, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Baca juga: 75 Nasabah Rugi Rp5 Miliar Ulah Koperasi di Lamongan, Aset Jaminan Terancam Raib
"Rekomendasi yang kita berikan nanti tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga solutif. Sehingga harus berbasis kajian lapangan, agar dapat diimplementasikan tanpa menimbulkan beban baru bagi pemerintah daerah," jelas Direktur Pascasarjana Universitas Islam Darul Ulum (Unisda), Kamis (29/1/2026).
Sutardi menegaskan bahwa, nantinya akan ada upaya penguatan jejaring melalui silaturahmi dan kolaborasi dengan LP Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) , Majelis Dikdasmen Muhammadiyah, serta penyerapan aspirasi langsung dari lembaga pendidikan.
"Secara garis besar arah kebijakan pendidikan Lamongan akan menitikberatkan pada pemerataan mutu, penguatan kepemimpinan sekolah, tata kelola pendanaan yang transparan, serta peningkatan peran serta masyarakat," tambahnya.
Baca juga: Motif Sebenarnya Ayah Bunuh Anak Kandung di Lamongan, Pembagian Warisan Jadi Biang Kerok
Dalam forum ini, DPL akan membahas rencana penyusunan rekomendasi resmi, yang nantinya akan disampaikan kepada Bupati, Dinas Pendidikan, dan lembaga Pendidikan di Lamongan.
"Tadi kami juga berdiskusi terkait pendanaan dan kelembagaan yang sering menjadi pembicaraan, serta perhatian bersama," pungkasnya