- Di tengah ancaman yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengeluarkan dua pesan utama.
Salah satunya terkait pengerahan besar-besaran militernya jika terjadi agresi militer.
Pesan tersebut disampaikan Araghchi melalui akun X-nya pada Kamis (29/1/2026).
Dirinya menegaskan jika angkatan bersenjata Iran siap menghadapi segala bentuk agresi militer yang akan menyasar negaranya.
Ia menyebut jika angkatan bersenjatanya gagah dan berani.
Oleh karena itu, pihaknya akan mengerahkan seluruh kemampuan tempur yang dimiliki.
Mulai dari darat, udara, maupun laut militer Teheran.
Araghchi menyebut jika Iran telah mengambil pelajaran dari konflik sebelum-sebelumnya.
Termasuk serangan militer Israel yang dilakukan dalam beberapa bulan yang lalu.
Iran menyebut jika pihaknya tak menginginkan perang, namun, apabila negaranya diserang, militernya siap membalas.
Sementara pesan kedua yang disampaikan Araghchi ialah terkait senjata nuklir.
Ia menegaskan bahwa militernya tak pernah mengembangkan senjata nuklir.
Sejak awal Iran menegaskan jika program nuklirnya bersifat damai.
(*)
Sumber: https://www.france24.com/en/live-news/20260128-iran-rejects-talks-with-us-amid-military-threats