Hilang Sehari, Bocah 4 Tahun di Cilacap Ditemukan Tewas Terbungkus Karung
January 30, 2026 04:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, CILACAP - Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun 10 bulan di Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah ditemukan tewas terbungkus karung di rumah tetangganya pada Jumat (30/1/2026) pagi.

Korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak kamis (29/1/2026) siang.

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh tetangganya pada Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat itu tetangga korban menemukan sebuah karung yang mencerugikan di samping rumahnya yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban.

Setelah dibuka, ternyata di dalam karung itu ada jenazah korban yang sudah dibungkus dengan plastik berwarna hitam.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan kasus penemuan mayat perempuan di Cilacap tersebut.

Dikutip dari Tribun Jateng, Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhi Buwono mengatakan, korban terakhir kali terlihat pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB saat bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah.

Namun setelah itu, keberadaan korban tidak diketahui lagi hingga sore hari.

Pihak keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian yang dibantu oleh warga.

Namun upaya itu belum membuahkan hasil, dan pihak keluarga memilih untuk melaporkannya ke kepolisian.

“Korban sempat kembali ke rumah dan bertemu kakeknya, lalu pamit untuk membeli es dan bermain lagi, namun hingga sore hari tidak kembali,” ujar Kapolresta, Jumat (30/1/2026).

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang di Sleman: Sejumlah Pohon di Gamping Tumbang Timpa Mobil dan Rumah

“Setelah menerima laporan, Polsek Cilacap Tengah bersama warga langsung melakukan pencarian hingga malam hari, namun korban belum ditemukan,” jelasnya.

Keberadaan korban akhirnya mulai menemukan titik terang pada Jumat pagi.

Seorang warga yang merupakan tetangga korban, menemukan sebuah karung mencurigakan di samping rumahnya yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban.

“Setelah dicek, di dalam karung tersebut terdapat plastik hitam dan di dalamnya ditemukan jasad anak perempuan,” kata Kapolresta.

Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal dengan melibatkan tenaga medis setempat.

“Korban selanjutnya kami evakuasi ke rumah sakit di RSUD Margono Banyumas, untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian,” ungkap Kapolresta.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa empat orang saksi, yakni kakek korban serta tiga warga di sekitar lokasi penemuan jasad.

“Sementara saksi yang diperiksa ada empat orang, termasuk orang yang pertama kali menemukan karung tersebut,” ujarnya.

Kapolresta menegaskan penyidik masih menunggu hasil visum dan autopsi sambil terus mendalami perkara untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.

“Kami masih menunggu hasil autopsi dan terus melakukan pendalaman agar perkara ini bisa segera kami tuntaskan,” tegasnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.