POSBELITUNG.CO -- Irfan Hakim menuai kritikan usai dituding membela Denada terkait penelantaran anak, Ressa Rizky Rosano.
Ramai mendapat hujatan, Irfan Hakim dikabarkan menutup kolom komentar di akun Instagram pribadinya.
Menurut Irfan Hakim, video dirinya yang kini ramai diperbincangkan merupakan video lama, sebelum adanya pernyataan dari Ressa dalam podcast Denny Sumargo.
Irfan Hakim menegaskan, dirinya tidak membela siapapun dalam kasus dugaan Denada menelantarkan Ressa.
Ia juga meminta maaf apabila ada pernyataan dari dirinya yang ternyata dinilai mengecewakan.
Baca juga: Biodata Denny Sumargo, Nangis Dengar Kisah Ressa saat Tahu Dirinya Anak Denada: Sedih Sekali
Sebelumnya, Irfan Hakim ikut menjadi sorotan usai berdebat dengan Hotman Paris dalam sebuah tayangan televisi.
Potongan video perdebatan itu viral dan memunculkan anggapan Irfan tengah membela Denada.
Hal ini bermula ketika Irfan mempertanyakan waktu pengungkapan klaim Ressa yang dinilai baru muncul saat sudah dewasa.
“Anaknya kan sudah 24 tahun, kan hitungannya sudah bukan anak-anak lagi, sudah dewasa. Nah ketika anak-anak kenapa tidak diungkapnya dulu? Kenapa baru sekarang?” tanya Irfan Hakim kepada Hotman dalam tayangan FYP Trans 7, dikutip Tribunnews, Jumat (30/1/2026).
Mendengar pertanyaan tersebut, Hotman Paris pun mengurai kemungkinan yang melatarbelakangi langkah Ressa.
Menurut Hotman, bisa saja keberanian Ressa baru muncul setelah ia dewasa.
“Ya mungkin dia baru ada keberanian. Dia kan bukan ahli hukum. Saya dengar dia cuma kerja di warung kopi gaji Rp3 juta sebulan di Banyuwangi, ya mungkin dia baru ada yang menyarankan, itu boleh-boleh aja, tidak ada kadaluarsa istilahnya, belum,” jelas Hotman.
Lebih lanjut, Hotman juga menjelaskan dugaan penelantaran anak bisa ditempuh melalui dua jalur hukum.
“Dugaan bahwa seorang anak menggugat ibu kandungnya karena tidak kasih nafkah. Sebenarnya dia bisa menempuh dua jalur, perdata tapi bisa juga secara pidana loh,” kata Hotman Paris.
Irfan kemudian melontarkan pertanyaan lanjutan terkait pihak yang seharusnya bertanggung jawab apabila Ressa memang benar anak Denada.
Ia menyinggung peran ayah biologis dalam tanggung jawab terhadap anak.
Baca juga: Kalender Maret 2026, Bulan Paling Banyak Hari Libur, Berikut Daftarnya
“Mengenai Denada itu, banyak yang ngomong kok nuntutnya ke ibunya, kan yang tanggung jawab atas kehidupan anak tuh sebenarnya bapak,” cecar Irfan Hakim.
Menanggapi hal itu, Hotman Paris memberikan penjelasan dari sudut pandang hukum.
Ia menegaskan status anak menjadi faktor penentu dalam penentuan tanggung jawab hukum.
“Saya enggak tahu apakah dia anak luar nikah atau anak sah atau dalam perkawinan. Kalau itu anak dalam perkawinan ya harusnya gugat dua-duanya."
"Tapi kalau memang dia anak ibunya tanpa perkawinan yang sah, maka hanya punya hubungan hukum dengan ibunya, jadi hanya bisa gugat ibunya,” ungkap Hotman.
Baca juga: Biodata dan Agama Reza Arab Kekasih Lula Lahfah, Berduka Kehilangan Kekasih: Sayang, Maafin Aku
Usai mendengar penjelasan tersebut, Irfan kembali menegaskan pandangannya, isu dugaan penelantaran anak tersebut sejauh ini baru datang dari satu pihak.
Ia menilai kebenaran klaim tersebut belum bisa dipastikan lantaran Denada belum memberikan pernyataan resmi.
“Tapi kan kita baru dengar dari satu pihak ya, dari pihak Denada belum ada statement. Jadi benar atau tidaknya yang diungkapkan si anak tersebut belum bisa terbukti,” kata Irfan Hakim.
“Benar,” respon Hotman.
Irfan pun melanjutkan dengan pertanyaan soal kemungkinan tuntutan balik jika klaim tersebut terbukti tidak benar.
“Tapi jika itu terbukti tidak benar yang disampaikan, berarti bisa dituntut balik pencemaran nama baik?” tanya Irfan lagi.
Hotman menjawab dengan penjelasan tegas mengenai batasan hukum dalam kasus semacam ini.
Baca juga: Kalender Jawa 30 Januari 2026 Jumat Pahing, Bertepatan dengan 4 Momen Penting
“Tergantung, kalau dia hanya menempuh jalur pengadilan itu bukan pencemaran nama baik karena dia menempuh upaya yang benar. Tapi kalau dia podcast di mana-mana, termasuk kamu bisa kena, karena pidana itu ada pelaku utama, ada pelaku turut serta,” kata Hotman.
Imbas dari hal tersebut, Irfan Hakim mendapat banyak kritikan.
Pantauan Tribunnews, Jumat (30/1/2026), Irfan mulai menutup kolom komentar di Instagramnya setelah netizen menyayangkan sikapnya.
Baca juga: Biodata Hotman Paris, Bela Suderajat yang Dituduh Jual Es Kue Pakai Spons, Siapkan 10 Pengacara
"Gue tdnya suka bgt sama A Irfan...gara2 belain ibu durhaka lgsg ILLFEEL," tulis seorang netizen.
"Denada dan Irfan sepaket sama sama tak punya hati dan empati kepada Ressa. Irfan andai kau diposisi Ressa apa mampu Nerima kenyataan dibuang dicampakkan dan tdk diakui," imbuh lainnya.
"Seandainya ressa itu anakmu, ya mungkin kamu bakal membuang anakmu seperti yang dilakukan temanmu denada. pantesan se-frekuensi," timpal lainnya.
"Aa tau agama paham agama tapi kenapa aa begitu aa maaf iya aa harusnya aa ngerti att dia baru ngomong sekrang kan dia g tau itu ibunya wajar at a jangan malah d bela yg salah maaf iya a," sesal warganet lain.
Irfan Hakim Firmansyah adalah aktris asal Indonesia.
Lelaki kelahiran Bandung, 15 Oktober 1975 ini adalah model, pelawak, aktor, dan pembawa acara berkebangsaan Indonesia.
Putra ketujuh dari delapan bersaudara pasangan H Rosyid Sukarya dan Hj Juariah ini telah terbiasa berada di atas panggung, baik untuk membaca puisi, menari maupun menyanyi.
Bahkan pada tahun 1997, Irfan pernah menjadi duta seni Indonesia.
Irfan juga mendapat kesempatan pergi ke Jepang dan Eropa untuk menunjukkan kebudayaan Indonesia.
Pengalaman tersebut membulatkan tekadnya untuk serius menekuni profesi di dunia hiburan.
Irfan mengawali karier profesionalnya sebagai model.
Kemudian merambah menjadi bintang iklan, pemain sinetron, dan pembawa acara.
Baca juga: Biodata Keanu Sahabat Lula Lahfah, Ungkap Ketakutan Pacar Reza Arap Sebelum Meninggal Dunia
Acara yang digawangi oleh ikon Sarimi ini antara lain Game Zone, Unik, KDI 3, KDI 4, KDI 5, Titian Semangat, dan Insert Pagi.
Sedangkan sinetron yang pernah dibintanginya adalah Anak Mami Jatuh Cinta, Joe Bebek, Kurindu Jiwaku, Putri Keempat, dan Bang Jagur.
Irfan Hakim juga membintangi produk Sarimi di iklan TV Lokal,dan ia juga membawakan acara di TransTv yang berjudul Makin Gaya dan di Antv yang berjudul Siapa Takuut...!
Pada tanggal 7 Juli 2007, Irfan menikah dengan Della Sabrina Indah Putri, putri semata wayang Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana Mayjen TNI Arief Budi Sampurno.
Della adalah lulusan D3 Teknik Informatika STT Telkom tahun 2004.
Mereka dikaruniai anak perempuan, Aisha Maydina Hakim, yang lahir pada tanggal 1 Mei 2008.
Mereka melahirkan anak kembarnya, Rakana Hakim dan Raina Hakim, yang lahir pada tanggal 21 Mei 2010.
Mereka dikaruniai anak laki-laki, Chafidz Djalu Hakim, pada tanggal 21 Juli 2014.
Dan pada Sabtu 25 Mei 2015 kembali dikarunai anak kelima yang diberi nama Dzaki.
Data diri
Nama lengkap: Irfan Hakim Firmansyah
Panggilan: Irfan Hakim
Tempat, tanggal lahir: Bandung, Jawa Barat, 15 Oktober 1975
Pekerjaan: Aktor, pelawak, pembawa acara, model
Tahun aktif: 1997 - sekarang
Pasangan: Della Sabrina Indah Putri (menikah 2007)
Anak
Aisha Maydina Hakim
Rakana Hakim
Raina Hakim
Chafidz Djalu Hakim
Dzaki
Orang tua
Ayah: Rosyid Sukarya
Ibu: Juariah
Instagram: @irfanhakim75
Situs web: www.irfanhakim.com
Pendidikan
SD Kebon Gedang 3 Bandung (1981-1987)
SMP Negeri 4 Bandung (1987-1990)
SMU Negeri 8 Bandung (1990-1993)
Sarjana jurusan Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Sunan Gunung Jati Bandung (sekarang UIN Sunan Gunung Djati)
Filmografi
Film
Red CobeX (2010)
Petualangan Singa Pemberani Magilika (2015) sebagai Pengisi Suara.
Sinetron
Siapa Takut Jatuh Cinta (2002)
Anak Mami Jatuh Cinta (2006 – 2007)
Joe Bebek
Kurindu Jiwaku (2005)
Putri Keempat
Bang Jagur (2006)
Penghargaan
2013 Panasonic Gobel Awards sebagai Presenter Infotainment Terfavorit
2016 SCTV Awards sebagai Presenter Paling Ngetop
Beberapa acara yang dipandunya:
(Posbelitung.co/TribunnewsBogor.com/TribunnewsWiki.com)