TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan mengatakan, pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) kembali diilanjutkan.
Diketahui, proyek ini sempat terhenti karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Eks Kadis PUPR Sumut Topan Ginting.
Harry mengatakan, pembangunan ditargetkan akan direalisasikan pada Maret mendatang.
“Kita targetkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot akan dimulai pada Maret 2026. Mudah-mudahan sudah bisa kita realisasikan segera,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).
Diterangkannya, proyek pembangunan jalan Sipongot ini telah masuk dalam program strategis daerah.
"Ada pun kawasan yang akan dibangun dari Sipiongot - batas Labuhanbatu sepanjang 16 km dengan anggaran Rp 96 miliar, Sipiongot batas Tapanuli Selatan 12 km dengan anggaran Rp 72 miliar dan Hutaimbaru - Sipiongot Paluta 11,8 km dengan anggaran Rp 70,8 miliar," jelasnya.
Baca juga: GAYA Bupati Sudewo Tiba di KPK Setelah Kena OTT, 2 Camat, 3 Kades, 2 Perangkat Desa Turut Diseret
Selain itu, lanjutnya, realisasi pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini sudah berpuluh tahun dinantikan oleh masyarakat setempat, karena selama ini akses jalan banyak yang rusak berat, berlumpur saat hujan dan sulit dilalui transportasi.
“Kawasan Sipiongot ini dulu masih menjadi daerah yang tertinggal. Bahkan kalau bisa kita katakan di tahun 80-90 an, transportasi di kawasan Sipiongot ini harus dilalui dengan naik kuda,” ucapnya.
Proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini pun diharapkan nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat karena puluhan tahun kawasan ini tidak tersentuh pembangunan.
"Selain bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah (menghubungkan Paluta, Tapsel, dan Labuhanbatu), pembangunan kawasan ini juga dapat memperlancar akses perekonomian warga yang sempat terisolir, serta mengatasi kerusakan berat jalan yang telah berlangsung puluhan tahun," ucapnya.
Proyek pembangunan jalan Sipiongot ini pun diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat ke pusat-pusat layanan seperti kesehatan dan pendidikan di Kecamatan Dolok.
"Karena pembangunan jalan membuka akses konektivitas Sipiongot ke tiga wilayah (Labuhanbatu-Tapsel-Paluta)," ucapnya.
Diketahui, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalan di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan Asep Guntur Rahayu mengungkapkan ada lima tersangka dalam kasus ini.