Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara bersama Dewan Perniagaan Usahawan Malaysia (DPUM) menjajaki peluang kerjasama antara kedua pihak.

Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin yang menerima langsung Delegasi DPUM mengatakan pertemuan tersebut membahas pengembangan dunia usaha serta potensi kerja sama yang dimiliki Kota Medan.

"Pembahasan difokuskan pada peluang peluasan pasar bagi pengusaha, pelaku UMKM, pekerja seni dan produk AGS ke Malaysia melalui penguatan kerja sama ekspor-impor industri dan perniagaan," ujar Zakyuddin di Medan, Jumat.

Zakyuddin mengatakan pertemuan tersebut menjadi peluang bagi pemerintah kota setempat demi meningkatkan realisasi investasi di Kota Medan.

Ia mengatakan pemerintah kota setempat dan DPUM dapat menjajaki kerjasama di sektor yang dimiliki kedua pihhak.

"Kami sangat bersyukur kehadiran DPUM membawa angin segar bagi iklim investasi di Medan. Pemkot Medan sangat mendukung hal ini dan kami berterima kasih," kata dia.

Ia berharap kerjasama antar kedua pihak tersebut dapat berlanjut mengingat Kota Medan merupakan kota strategis yang dekat dengan negara- besar besar di Asia Tenggara.

Selain itu, kata dia, Indonesia termasuk Kota Medan juga memiliki kualitas bahan baku unggul termasuk untuk industri kosmetik.

Zakyuddin dalam pertemuan itu mengatakan DPUM bakal menyelenggarakan expo berskala besar yang akan menghadirkan pengusaha asal Malaysia di Kota Medan.

Presiden ​DPUM Malaysia, Datuk Seri Abu Hasan Mohd Nor mengatakan, DPUM yang telah berdiri sejak lama dengan ribuan anggota dari berbagai sektor memiliki visi besar untuk menjadikan Kota Medan sebagai mitra strategis utama.

"Kami ingin bagaimana pengusaha dari kota Medan bisa melebarkan sayap ke Malaysia, begitu pula pengusaha Malaysia bisa melebarkan sayap ke Kota Medan,"' ujar Datuk Seri Abdu Hasan Mohd Nor.

Ia juga menekankan pentingnya kedekatan budaya sebagai modal utama kerja sama meninggat Indonesia dengan Malaysia merupakan negara serumpun.

"Semoga dari pertemuan ini kita dapat menjayakan program industri dan perniagaan bersama," ujarnya.