Hapkido Lampung Ditantang Sabet 2 Emas dari PON Bela Diri 2026
January 30, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co,id, Bandar Lampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menantang cabang olahraga (cabor) hapkido untuk membawa pulang minimal dua medali emas pada ajang PON Bela Diri di Manado 2026 mendatang.

Target ini dipatok sebagai upaya meningkatkan prestasi Lampung menuju galaran PON NTB-NTT pada 2028.

Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa hapkido kini diproyeksikan menjadi salah satu cabor andalan atau lumbung medali baru bagi Lampung, baik untuk PON Bela Diri 2026 maupun PON XXII di NTB-NTT tahun 2028.

Terlebih, pada gelaran PON Aceh-Sumut 2024 lalu, kontingen hapkido Lampung berhasil mencatatkan torehan positif dengan meraih 1 medali perak dan 5 perunggu.

Taufik mengungkapkan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan Pengprov Hapkido Lampung pada Rabu (28/1/2026) lalu.

"KONI sebagai 'orang tua' cabor meminta target dua emas. Kami melihat ada potensi besar, sehingga pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Taufik, Jumat (30/1/2026).

Sebagai langkah pemanasan menuju target tersebut, KONI Lampung tengah menjajaki peluang untuk menjadi tuan rumah kejurnas hapkido dalam waktu dekat.

Taufik menilai, menjadi tuan rumah kejurnas akan menjadi batu loncatan strategis bagi para atlet.

"Kami berharap Kejurnas bisa dilaksanakan di Lampung. Ini akan menjadi ajang 'PON Antara' untuk mematangkan mental dan kesiapan atlet sebelum terjun di tahun 2028," tambahnya.

Sementata, Ketua Pengprov Hapkido Lampung Ida Bagus Wiguna menegaskan pihaknya tidak main-main dalam melakukan persiapan. 

Sejak Januari 2026, hapkido Lampung telah memulai program training center (TC).

"Kami sudah mulai bergerak. Fokus saat ini adalah memadukan atlet eks-PON Aceh-Sumut dengan talenta junior potensial yang kami miliki," kata Ida Bagus.

Pihaknya juga menyambut baik kabar rencana penambahan nomor pertandingan pada PON 2028 di NTB, yang diprediksi meningkat dari 16 nomor menjadi 20 nomor pertandingan.

"Peluang besar ada di kelas seni. Jika kelas ini ditambah, kami optimis target dua medali emas dari KONI bisa kita lampaui," tegasnya.

Meskipun masih menunggu regulasi resmi mengenai batasan usia dan nomor pertandingan dari pengurus pusat (PP), hapkido tetap tancap gas dengan seleksi ketat.

Dengan status sebagai cabor prioritas, hapkido diharapkan mampu menjaga tren positif dan membuktikan diri sebagai kekuatan baru yang disegani di kancah nasional.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.