PROHABA.CO - Malam Nisfu Syaban, jatuh pada tanggal 15 Syaban, merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam.
Malam Nisfu Syaban merupakan malam penuh berkah bertabur pahala dan ampunan Allah Ta'ala.
Malam itu disebut Lailatul Baro'ah atau malam dikabulkannya doa serta malam pembebasan.
Berdasarkan kalender Hijriyah Kementerian Agama, malam Nisfu Syaban (15 Syaban) 2026 jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026.
Malam ini dikenal sebagai waktu penuh keberkahan dan ampunan, sehingga umat Islam dianjurkan mengisinya dengan amalan sunnah sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menurut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), malam Nisfu Syaban menjadi momentum penting untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, dan mempersiapkan hati menyambut bulan Ramadan.
Dalam menyambut datangnya malam Nisfu Syaban, ada beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim.
Berikut lima amalan sunnah yang dianjurkan pada malam ini:
Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan istigfar untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu dan meminta kebaikan di masa depan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT memberikan ampunan yang luas pada malam Nisfu Syaban bagi hamba-Nya yang memohon dengan sungguh-sungguh.
Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan
Membaca, menghafal, atau mentadaburi Al-Qur’an menjadi amalan utama yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban.
Sebagian ulama juga menganjurkan membaca Surah Yasin tiga kali sebagai ikhtiar spiritual dan persiapan menyambut Ramadan.
Melansir NU Online, setelah salat magrib di malam Nisfu Syaban, dianjurkan membaca surat yasin sebanyak tiga kali.
Bacaan yang pertama diniatkan untuk memohon dipanjangkan umurnya dalam kondisi taat dan patuh kepada Allah SWT.
Bacaan kedua, diniatkan untuk menolak bala seumur hidup.
Bacaan ketiga, diniatkan untuk meminta kecukupan selama hidup di dunia.
Di malam Nisfu Syaban akan lebih baik jika memperbanyak ibadah salat sunah dana salat malam, seperti tahajud atau qiyamul lail, sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW dikenal sering menghidupkan malam-malam utama dengan shalat malam.
Amalan ini mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat keimanan dan ketenangan batin.
Salah satu keutamaan orang yang senantiasa menjalankan salat sunah adalah doa-doanya mustajab atau dikabulkan Allah.
Baca juga: Bacaan Niat Shalat Malam Nisfu Syaban, Tatacara dan Amalannya
Satu di antara amalan pada bulan Syaban adalah puasa Nisfu Syaban.
Puasa sunnah dianjurkan dilakukan pada siang hari tanggal 15 Syaban, setelah malam Nisfu Syaban.
Anjuran puasa sunnah ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Jika datang malam Nisfu Syaban, salatlah dan puasalah pada siang harinya karena Allah akan menurunkan ampunannya di malam itu, mulai dari terbenamnya matahari hingga pagi hari."
Selain itu, Rasulullah dalam hadis riwayat ‘Aisyah menganjurkan supaya memperbanyak puasa sunah di bulan Syaban ketimbang bulan-bulan lainnya.
Niat Puasa Syaban
Nawaitush shauma fin nishfi min sya'bana sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat puasa sunah pada pertengahan bulan Syaban karena Allah SWT."
Bulan Syaban merupakan waktu diangkatnya amal perbuatan manusia, sehingga berpuasa di bulan ini menjadi sarana agar amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Sedekah dianjurkan karena tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana penghapus dosa dan pembuka keberkahan rezeki.
Baznas menekankan sedekah bisa dilakukan melalui lembaga resmi maupun langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Malam Nisfu Syaban merupakan waktu tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, umat Islam diharapkan dapat meraih rahmat, keberkahan, dan ampunan dari Allah SWT.
Baca juga: Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Dikabulkan Segala Doa hingga Pengampunan Dosa
Baca juga: 7 Amalan yang Baik di Malam Nisfu Syaban Dianjurkan Untuk Dikerjakan, Perbanyak Doa dan Istighfar