TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Praktik kedokteran gigi di kawasan perkotaan terus mengalami pergeseran. Di kota besar seperti Jakarta, perawatan gigi tidak lagi hanya berfokus pada tindakan kuratif, tetapi juga mengedepankan pencegahan, estetika, serta kenyamanan pasien.
Perubahan ini dipengaruhi gaya hidup masyarakat urban yang menuntut efisiensi waktu, akurasi medis, dan pengalaman perawatan yang minim stres.
Di kawasan bisnis seperti Mega Kuningan, sejumlah klinik gigi mulai mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan presisi diagnosis dan efektivitas perawatan.
Salah satunya adalah Smiluxe Dental Clinic, yang memanfaatkan teknologi seperti digital smile design, intraoral scanner, serta sistem Computer-Aided Design/Computer-Aided Manufacturing (CAD/CAM).
Menurut para dokter gigi, pemanfaatan teknologi digital memungkinkan perencanaan perawatan dilakukan secara lebih terukur dan personal.
“Kedokteran gigi modern adalah titik temu antara seni, teknologi, dan presisi medis. Kami tidak hanya memperbaiki struktur gigi, tetapi merancang kembali senyum yang harmonis dengan karakter wajah unik setiap individu,” ujar Drg. Cory Sridjaja, Sp. Pros.
Pendekatan ini mencerminkan tren kedokteran gigi urban yang semakin mengintegrasikan fungsi kesehatan, estetika, serta pengalaman pasien.
Selain meningkatkan akurasi hasil perawatan, penggunaan teknologi digital dan alur layanan yang lebih efisien juga dinilai membantu mengurangi kecemasan pasien selama menjalani perawatan.
Ke depan, adopsi teknologi dan pendekatan holistik ini diperkirakan akan semakin berkembang seiring meningkatnya tuntutan kualitas layanan kesehatan gigi di kota-kota besar Indonesia.