Kembalinya Kepercayaan Pedro Acosta, Upaya KTM Jaga Si Hiu dari Rayuan Ducati
February 02, 2026 01:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Silly Season MotoGP 2027 melibatkan kabar pembalap elite kelas premier yang akan melakukan perubahan besar dalam kariernya untuk mengarungi era dan regulasi baru dalam balapan.

Jagoan KTM, Pedro Acosta turut terseret dalam rumor mencengangkan yang menyebutkan sang pembalap akan berlabuh ke Ducati Lenovo dan satu tim dengan rekan senegaranya, Marc Marquez, musim 2027 nanti.

Tim pabrikan asal Austria tentu saja berusaha keras untuk menjaga si Hiu - julukan Acosta, agar sang rider tetap bersama KTM dan menjauh dari rayuan Gigi Dall'igna dan kolega selaku petinggi Ducati Lenovo.

Menariknya di tengah rumor tersebut, kepercayaan Acosta perlahan kembali kepada KTM karena sedikit membuktikan keseriusannya dalam mengembangkan RC-16 milik pabrikan Austria tersebut.

lihat foto
PEMBALAP MOTOGP - (kiri ke kanan) Johann Zarco (LCR Honda), Marc Marquez (Ducati Lenovo Team), dan Pedro Acosta (KTM Factory Racing) pada konferensi pers jelang balapan MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone, 23-25 Mei. (Foto Arsip Mei 2025). (Foto: Laman resmi MotoGP)

Kembalinya Kepercayaan Acosta

Acosta mengatakan bahwa besarnya pembaruan yang diperkenalkan KTM selama musim dingin setelah MotoGP 2025 rampung membuatnya merasa seolah pabrikan asal Austria tersebut telah membangun motor MotoGP yang benar-benar baru dari awal.

Meskipun ada keraguan besar apakah Acosta akan tetap bersama KTM pada siklus peraturan berikutnya, ada rasa optimis yang tumbuh di dalam tim mengenai apa yang bisa mereka capai musim ini mengutip Motorsport.

Baca juga: Tes MotoGP 2026 Sepang: Comeback Marc Marquez hingga Penentuan Nasib Rider Elite

Kepercayaan diri ini muncul setelah adanya pengembangan besar-besaran selama musim dingin. Para teknisi di Mattighofen bekerja keras untuk memeras performa maksimal dari motor RC16 generasi saat ini.

Kondisi KTM saat ini dilaporan sangat berbeda dengan situasi yang dihadapi KTM menjelang musim 2025. Saat itu, masalah keuangan perusahaan menyebabkan pabrik tutup dan menghalangi mereka untuk melakukan perubahan berarti pada prototipe MotoGP mereka.

Meski mesin 2026 secara teknis bukan desain yang benar-benar baru, Acosta menunjukkan bahwa luasnya perubahan musim dingin telah mengubah motor tersebut. Baginya, motor itu terasa sepenuhnya baru dibandingkan tahun lalu.

"Pada awal tahun lalu, kami pergi ke (tes) Malaysia dengan beberapa pembaruan dari motor 2024 saya, tetapi sebenarnya tidak ada yang benar-benar baru hingga pertengahan musim," kata Acosta setelah acara peluncuran KTM untuk musim 2026. 

"Tahun ini, saya melihat langkah yang lebih besar, mungkin bukan dua [langkah], tetapi saya melihat sebuah motor yang benar-benar baru yang dibangun dari nol. Dan ini membuat Anda sangat percaya diri."

"Juga, benar bahwa situasi umum pabrik tidak sama dengan setahun yang lalu. Anda bisa merasakannya dari wajah orang-orang, bahwa setiap orang lebih tenang dan lebih percaya diri. Ini membuat Anda bisa bernapas lega," tutur pembalap berusia 21 tahun.

Optimisme Bos KTM

lihat foto
Pedro Acosta rider besutan KTM GASGAS ketika berada di paddock dalam ajang MotoGP Austria 2024 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (18/8/2024). Pedro Acosta berakhir dengan nelangsa setelah mengikut balapan di markas KTM.

Kepercayaan diri bukan hanya dirasakan oleh Acosta selaku joki balap KTM. Bos MotoGP KTM, Pit Beirer, menyebut masa jeda musim 2025/26 sebagai kembalinya keadaan normal bagi tim.

Efek anggaran yang lebih stabil tentu memudahkan segala urusan KTM dan membawa mereka lancar dalam melakukan pengembangan besar-besaran selama musim dingin untuk motor baru musim 2026.

"Bukan rahasia lagi bahwa situasi perusahaan memengaruhi seluruh proyek MotoGP kami dan memberi kami hambatan serta kemunduran nyata," ungkap sang bos.

"Namun, keberhasilan kami untuk bangkit dari kemunduran itu dan menjadi pesaing podium di MotoGP lagi membuat saya sangat bangga pada tim, pada semua orang yang tetap bertahan untuk berjuang, serta membawa kami ke posisi di mana kami bisa bersiap sekarang untuk musim 2026, seperti menyediakan suku cadang baru bagi para pembalap di Valencia, membiarkan pembalap memilih apa yang ingin mereka miliki di Sepang, danmereka akan mendapatkan apa yang mereka minta di Sepang."

"Saya merasa kami terlihat sangat siap. Tahun ini, kami memiliki anggaran yang stabil dan perencanaan yang kuat. Kami libur selama Natal, semua orang benar-benar bisa pulih dan bersiap untuk perakitan motor. Jadi kami jauh lebih kembali ke keadaan normal. Saya merasa baik. Saya merasa kami bisa membuat langkah yang bagus pada motor '26," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.