Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Avulua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai dirasakan hingga ke badan jalan, Senin (2/2/2026) sore.
Pantauan TribunPalu.com di lapangan sekitar pukul 16.51 WITA, asap tebal tampak menyelimuti ruas jalan yang melintasi kawasan tersebut.
Asap berwarna keabu-abuan terlihat menggantung rendah di atas badan jalan, membuat jarak pandang pengendara menurun drastis.
Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak melambat saat melintas di lokasi, bahkan beberapa pengemudi memilih berhenti sementara di bahu jalan.
Baca juga: Api Masih Menyala hingga Senin Sore, Kebakaran Hutan dan Lahan di Avulua Parimo Belum Terkendali
Dalam kondisi tersebut, kendaraan pengangkut bahan bakar dan mobil warga terlihat melaju perlahan di tengah kepulan asap yang mengaburkan pandangan hingga puluhan meter ke depan.
Kabel listrik dan pepohonan di sepanjang jalan tampak samar akibat tertutup asap, sementara vegetasi di sisi kiri dan kanan jalan terlihat mengering akibat kemarau.
Situasi ini menambah risiko keselamatan pengguna jalan, terutama pada sore hari saat intensitas asap masih cukup pekat.
Sebelumnya, BPBD Parigi Moutong mengonfirmasi bahwa hingga Senin sore, api di kawasan Avulua masih terpantau aktif di bagian puncak perbukitan.
Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong menyebutkan, titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau petugas karena medan yang sangat terjal dan curam.
Baca juga: Kekeringan Landa Desa Jono Kalora Parigi Moutong, Sungai Mengering
“Masih terpantau titik api di bagian puncak. Petugas sudah tidak bisa naik karena kondisi jalur sangat terjal,” ujarnya.
Petugas Pemadam Kebakaran juga melaporkan bahwa api masih terus merembet dengan skala kebakaran yang cukup besar.
“Iya, masih merembet terus apinya, sudah besar sekali,” ungkap petugas Damkar.