5 Contoh Pidato Nisfu Syaban 1447 H/2026 untuk Masjid, Sekolah Hingga Majelis Taklim
February 02, 2026 05:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tepatnya di hari Rabu tanggal 3 Februari 2026 diperingati sebagai Nisfu Syaban 1447 H.

Hal itu berdasarkan kalender Hijriah resmi Kementerian Agama RI, tanggal Nisfu Syaban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.

Apalagi, sebentar lagi umat muslim akan segera menyambut malam Nisfu Syaban 1447 H.

Ya, malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam paling dinanti umat Islam di bulan Syaban.

Ini merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, terletak di antara bulan Rajab dan Ramadan, yang juga dianggap sebagai bulan istimewa serta penuh dengan keberkahan di dalamnya.

Baca juga: 10 Poster Peringatan Malam Nisfu Syaban 1447 H/2026, Lengkap Ucapan, Jadwal Puasa dan Niatnya

Dalam penanggalan Hijriah, Malam Nisfu Syaban ini diperingati pada malam tanggal 15 bulan Syaban.

Waktunya dimulai setelah Magrib pada tanggal 14 Syaban hingga terbit fajar tanggal 15 Syaban.

Biasanya, dalam peringatan Nisfu Syaban ini selalu diperingati dengan beragam acara keagamaan.

Salah satu acara yang sering diselenggarakan adalah ceramah atau tabligh akbar.

Maka dari itu, berikut ini dia 5 contoh pidato tentang Nisfu Syaban 1447 H.

Baca juga: 30 Ucapan Perayaan Malam Nisfu Syaban 1447 H/ 2026, Lengkap Jadwal Puasa dan Niatnya

PIDATO 1

Tema: Nisfu Sya’ban: Momentum Pengampunan dan Persiapan Menuju Ramadan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesehatan kepada kita semua, sehingga pada malam yang penuh berkah ini kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Nisfu Sya’ban.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

 

Hadirin yang dirahmati Allah,

Nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban, sebuah malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa pada malam ini Allah SWT membuka pintu ampunan-Nya seluas-luasnya kepada hamba-hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dan kesyirikan di dalam hatinya.

Malam Nisfu Sya’ban mengajarkan kepada kita bahwa pengampunan Allah lebih besar daripada dosa-dosa manusia, selama manusia mau kembali kepada-Nya dengan taubat yang sungguh-sungguh.

 

Hadirin sekalian,

Nisfu Sya’ban juga merupakan gerbang menuju bulan suci Ramadan. Maka sangat tepat jika malam ini kita jadikan sebagai momen evaluasi diri. Sudah sejauh mana kualitas ibadah kita? Sudah seberapa ikhlas kita menjalani hidup sebagai hamba Allah?

Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan Sya’ban sebagai bentuk persiapan ruhani menuju Ramadan. Ini menjadi teladan bagi kita bahwa ibadah besar harus diawali dengan kesiapan hati dan jiwa.

Mari kita manfaatkan malam ini dengan memperbanyak istighfar, doa, membaca Al-Qur’an, dan memohon agar Allah menyampaikan usia kita hingga Ramadan dalam keadaan iman dan sehat.

Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, kedua orang tua kita, dan seluruh kaum muslimin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: 5 Amalan Penting Sepanjang Malam Nisfu Syaban, Lengkap Jadwal Puasa dan Niatnya

PIDATO 2

Tema: Nisfu Sya’ban dan Pentingnya Membersihkan Hati

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW.

 

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Salah satu pesan terpenting dari malam Nisfu Sya’ban adalah pentingnya kebersihan hati. Dalam hadis disebutkan bahwa Allah memberikan ampunan pada malam ini, kecuali kepada orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan

Ini menunjukkan bahwa dosa hati seperti iri, dengki, dan dendam adalah penghalang turunnya rahmat Allah.

 

Hadirin yang berbahagia,

Sering kali kita rajin beribadah secara lahiriah, namun lupa membersihkan batin. Kita shalat, berpuasa, dan bersedekah, tetapi masih menyimpan kebencian kepada sesama. Padahal Islam mengajarkan bahwa hati yang bersih adalah kunci diterimanya amal.

Nisfu Sya’ban mengajak kita untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan menghapus permusuhan. Memaafkan bukan berarti kalah, tetapi menang melawan ego.

Mari jadikan malam ini sebagai malam rekonsiliasi dengan Allah dan sesama manusia, agar kita memasuki Ramadan dengan hati yang lapang dan jiwa yang tenang.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Jadwal Puasa Nisfu Syaban 2026 di Kalender Resmi Kemenag

PIDATO 3

Tema: Makna Nisfu Sya’ban dalam Kehidupan Umat Islam Modern

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Di tengah kehidupan modern yang penuh kesibukan, malam Nisfu Sya’ban hadir sebagai pengingat spiritual bahwa hidup bukan hanya soal dunia, tetapi juga tentang akhirat.

Di era teknologi, kita sering sibuk memperbarui status media sosial, tetapi lupa memperbarui status iman kita di hadapan Allah.

Nisfu Sya’ban mengingatkan bahwa setiap tahun, setiap bulan, bahkan setiap malam, Allah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk kembali. Tidak peduli seberapa jauh kita tersesat, pintu taubat selalu terbuka.

 

Hadirin sekalian,

Maka marilah kita jadikan malam ini sebagai titik balik. Kurangi maksiat, perbanyak taat. Kurangi keluhan, perbanyak syukur. Kurangi kebencian, perbanyak kasih sayang.

Semoga nilai-nilai Nisfu Sya’ban mampu membentuk pribadi muslim yang kuat iman, lembut hati, dan bermanfaat bagi sesama.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa dan Tata Cara Puasa Nisfu Syaban

PIDATO 4

Tema: Nisfu Sya’ban sebagai Malam Doa dan Harapan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Malam Nisfu Sya’ban dikenal sebagai malam doa. Malam di mana harapan-harapan dilangitkan, dan air mata taubat mengalir di hadapan Allah SWT.

Dalam kehidupan, tidak semua doa langsung dikabulkan. Namun yakinlah, tidak ada doa yang sia-sia. Allah menjawab doa dengan cara terbaik menurut-Nya.

Maka pada malam yang penuh rahmat ini, marilah kita berdoa bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, bangsa, dan umat Islam di seluruh dunia.

Semoga Allah mengganti kesulitan dengan kemudahan, kesedihan dengan kebahagiaan, dan dosa dengan ampunan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Niat Puasa dan Tata Cara Puasa Nisfu Syaban 1447 Hijriah

PIDATO 5

Tema: Menyambut Ramadan dengan Cahaya Nisfu Sya’ban

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Nisfu Sya’ban ibarat cahaya yang menerangi jalan menuju Ramadan. Tanpa persiapan, Ramadan hanya akan menjadi rutinitas tahunan. Namun dengan kesiapan ruhani, Ramadan menjadi madrasah pembentuk takwa.

Mari jadikan Nisfu Sya’ban sebagai titik awal perubahan. Perubahan kecil namun istiqamah lebih dicintai Allah daripada perubahan besar namun sesaat.

Semoga Allah SWT menyampaikan kita ke bulan Ramadan dan menerima seluruh amal ibadah kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.