SDK Instruksikan Pasang Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Terakhir Alm Salim S Mengga
February 02, 2026 06:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran instansi pemerintah, swasta, instansi vertikal dan masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dan tanda berkabung atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat,Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Baca juga: Inilah Jenderal Polisi yang Menjabat Kapolda Hanya 4 Hari, Pernah Jadi Materi Stand Up Comedy Pandji

Baca juga: Pilihan Kuliner di Wonomulyo Bertambah, Kedai Muki Ramen Hadir, Ada Kuliner Jepang

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Sulawesi Barat, di Cap Suhardi Duka, Nomor 100.3.4/1/2026 yang ditetapkan di Mamuju pada tanggal 1 Februari 2026.

Pengibaran bendera setengah tiang dimulai pada hari Minggu, 1 Februari 2026.

Bendera dikibarkan selama satu hari penuh, mulai pukul 06.00 WITA hingga 18.00 WITA.

Sesuai poin ketiga dalam edaran, pengibaran bendera dapat dilanjutkan selama dua hari berikutnya, yakni pada Senin, 2 Februari 2026 hingga Selasa, 3 Februari 2026 besok.

KENANGAN BERSAMA - Febrianto Wijaya (kanan) bersama Alm Salim S Mengga (kiri) dalam suatu momen beberapa waktu lalui. Febrianto Wijaya mengenang sosok Salim sebagai figur yang baik hati
KENANGAN BERSAMA - Febrianto Wijaya (kanan) bersama Alm Salim S Mengga (kiri) dalam suatu momen beberapa waktu lalui. Febrianto Wijaya mengenang sosok Salim sebagai figur yang baik hati (Tribun-Sulbar.com/Tangkapan Layar)

Gubernur berharap seluruh pihak dapat mematuhi pedoman ini sebagai wujud penghormatan atas jasa-jasa almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga terhadap bangsa dan daerah. 

Salim S Mengga mengembuskan napas terakhir pada usia 74 tahun di RS Siloam Makassar, Sabtu (31/1/2026) saat menjalani perawatan usai operasi lutut.

Salim diduga mengalami serangan jantung Ketika proses pemulihan pasca operasi tersebut.

Dihadiri Pejabat

Pemakaman Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2026) dibanjiri oleh para pelayat.

Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Bupati Polewali Mandar (Polman) Samsul Mahmud, serta Bupati Mamasa Welem Sambolangi Nampak hadir di lokasi.

Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana.

Anggota DPRD Sulawesi Barat Syamsul Samad juga terlihat datang, bahkan mantan Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh juga turut mengantar peristirahatan terakhir Salim.

Tak terkecuali jajaran kepala dinas, juga hadir mengantarkan sosok yang dikenal sebagai pemimpin teladan tersebut.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kepala Bapperida Amujib, Kaban Kesbangpol Darwis Damir, Kepala BPSDM Herdin Ismail, Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Kearsipan (Perpussip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Mustari Mula hingga Inspektur Inspektorat M Natsir juga terlihat menyertai prosesi tersebut.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka memimpin langsung rombongan pelayat dari jajaran Pemerintah Provinsi Sulbar. 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KominfoSS) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menyebut kehadiran para pejabat ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi bagi almarhum.

"Hampir seluruh kepala dinas di lingkungan Pemprov Sulbar hadir. Bisa dikatakan sebagian besar tidak ada yang absen untuk mengantar almarhum," ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Minggu siang.

Jenazah Salim S Mengga diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Cilandak sebelum tiba di TMP Kalibata. 

Prosesi pemakaman dilakukan secara militer, dipimpin Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) TNI Angkatan Darat, Mayjen TNI Eko Susetyo.

Suasana haru menyelimuti area pemakaman saat jenazah perlahan diturunkan ke liang lahad pada pukul 10.14 WIB, yang diiringi dengan tembakan salvo sebagai tanda penghormatan terakhir dari negara.

"Atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi, jiwa, raga, dan jasa-jasa almarhum," ucap Mayjen TNI Eko Susetyo dalam amanatnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.