TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Thailand secara resmi mengumumkan langkah strategis untuk menghadirkan resor bertema Disney di kawasan Eastern Economic Corridor (EEC).
Langkah ambisius ini ditujukan untuk menjadikan Thailand sebagai rumah bagi Disneyland pertama di Asia Tenggara, sekaligus memposisikan negara tersebut sebagai pusat hiburan dan gaya hidup kelas dunia.
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transportasi Thailand, Phiphat Ratchakitprakarn, secara tegas menepis keraguan publik mengenai proyek ini.
Ia menekankan bahwa rencana pembangunan "Disneyland Thailand" bukanlah sekadar angan-angan, melainkan sebuah rencana strategis yang realistis dan terukur.
Baca juga: Lisa BLACKPINK Promosikan Danau Red Lotus: Cek Lokasi & Harga Tiket 2026
Phiphat mengungkapkan bahwa pemerintah sedang melakukan studi kelayakan yang mendalam di bawah skema Kemitraan Pemerintah dan Swasta (PPP).
Lokasi yang dipilih adalah kawasan EEC, sebuah zona pengembangan teknologi tinggi di timur Bangkok yang menjadi jantung pertumbuhan ekonomi baru Thailand.
"Disneyland Thailand tidak boleh dipandang hanya sebagai taman hiburan, melainkan sebagai pusat hiburan dan gaya hidup global," ujar Phiphat, sebagaimana dikutip dari Bangkok Post (03/01/2026).
Phiphat menegaskan bahwa visi ini melampaui sekadar taman hiburan, karena mencakup aula konser skala besar dan stadion olahraga standar dunia dengan kapasitas setidaknya 80.000 kursi.
Taman hiburan kelas dunia ini akan berfungsi sebagai "magnet" untuk meningkatkan trafik penumpang bagi proyek kereta cepat yang menghubungkan tiga bandara utama: Don Mueang, Suvarnabhumi, dan U-Tapao.
Phiphat juga menyoroti bahwa proyek ini akan mengangkat posisi Thailand sebagai destinasi unggulan untuk pariwisata musik dan olahraga.
Selain mendatangkan wisatawan mancanegara, proyek ini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat lokal.
"Proyek ini akan menghasilkan efek domino yang kuat, menciptakan lapangan kerja, menarik turis berkualitas tinggi, meningkatkan pengeluaran per kapita, serta menyediakan wadah bagi generasi baru Thailand untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung dunia sebagai kreator, penyelenggara, dan penggerak ekonomi modern," tutur Phiphat.
Melalui integrasi antara hiburan berskala global dan infrastruktur transportasi modern, Thailand optimis dapat memberikan wadah bagi generasi muda untuk berperan aktif sebagai inovator di panggung ekonomi internasional.
Hingga saat ini, pemerintah terus mematangkan rencana tersebut guna menarik minat final dari pihak The Walt Disney Company.
(MG ADZKIA HAFIDZA ELFADZ)