TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC membawa pulang satu poin berharga usai menahan imbang PSM Makassar tanpa gol pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Hasil tersebut berdampak langsung pada posisi Kabau Sirah di klasemen sementara, meski belum sepenuhnya keluar dari zona merah.
Berdasarkan update klasemen terbaru, Semen Padang FC kini menempati peringkat ke-16 dengan koleksi 12 poin.
Posisi tersebut berada satu tingkat di atas Persijap Jepara yang juga mengantongi 12 poin di urutan ke-17, serta Persis Solo di posisi ke-18 dengan raihan 10 poin.
Baca juga: Semen Padang FC Tahan PSM Makassar, Dejan Antonic Sebut Performa Tim Makin Matang
Kenaikan posisi Semen Padang FC tak lepas dari hasil pertandingan tim pesaing.
Persijap Jepara harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor tipis 0-1 pada pekan yang sama, sementara Persis Solo sehari sebelumnya takluk 0-1 dari Persib Bandung.
Meski demikian, Semen Padang FC masih tertahan di zona degradasi. Di atas Kabau Sirah, terdapat PSBS Biak yang berada di peringkat ke-15 dengan perolehan 17 poin, setelah bermain imbang 0-0 kontra Madura United.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menilai hasil imbang di kandang PSM Makassar sudah sesuai dengan target yang dipatok tim sebelum laga. Ia mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang dinilai semakin matang.
“Kami datang ke sini dengan target satu poin dan itu berhasil kami dapatkan. Memang ada kesempatan untuk meraih tiga poin, tapi mungkin Tuhan akan memberikan kesempatan itu di pertandingan lain,” ujar Dejan usai laga, Senin (2/2/2026).
Baca juga: Semen Padang FC Tahan Imbang PSM Makassar, Pasukan Dejan Antonic Curi Poin di Parepare
Menurut Dejan, hal terpenting saat ini adalah menjaga mental positif tim. Dari dua laga tandang terakhir, Semen Padang FC mampu mengamankan dua poin, yang dinilainya sebagai modal penting dalam persaingan ketat papan bawah.
“Dari dua pertandingan away kami dapat dua poin. Sekarang kami fokus ke laga berikutnya melawan Persita Tangerang di kandang. Itu pertandingan yang sangat penting,” katanya.
Pelatih asal Serbia itu juga mengapresiasi performa tim yang dinilainya tampil solid dan mampu mengontrol jalannya pertandingan, sesuatu yang menurutnya jarang terlihat pada putaran pertama kompetisi.
“Kami bisa mengontrol game dan situasi. Tim terlihat lebih serius dan lebih dewasa. Secara taktik sudah cukup baik, meski ke depan masih perlu sedikit perubahan,” ucap Dejan.
Namun demikian, ia tak menampik masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir. Beberapa peluang emas yang didapat belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
“Kami punya beberapa peluang bagus dari serangan balik dan umpan silang, terutama dari sisi kanan. Tapi kami kurang pemain di dalam kotak penalti,” jelasnya.
Dejan juga menyoroti kontribusi pemain anyar seperti Kasim Botan dan Maicon yang baru bergabung dalam hitungan hari, namun sudah mampu menyatu dengan permainan tim.
“Ini tim dengan banyak pemain baru. Kasim dan Maicon baru bergabung, tapi mereka bermain solid. Semoga progres ini bisa terus kami jaga,” tuturnya.
Sementara itu, Kasim Botan mengaku bersyukur bisa menjalani laga debutnya bersama Semen Padang FC dengan hasil positif. Ia menilai pertandingan berjalan ketat dan mengakui kualitas PSM Makassar sebagai tuan rumah.
Baca juga: Line Up Semen Padang FC Lawan PSM Makassar: Dejan Antonic Pasang Komposisi Agresif Curi Poin
“Alhamdulillah pertandingan berjalan lancar. PSM juga bermain cukup bagus. Kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin di laga tandang,” kata Kasim.
Pemain anyar Kabau Sirah tersebut menambahkan dirinya masih dalam tahap adaptasi dan bertekad meningkatkan performa di laga-laga selanjutnya.
“Ini pertandingan perdana saya. Ke depan saya akan bekerja lebih keras lagi agar bisa memberikan yang terbaik untuk Semen Padang FC,” pungkasnya.
Semen Padang FC dijadwalkan segera kembali ke Padang untuk mempersiapkan diri menghadapi Persita Tangerang pada laga kandang berikutnya, yang dinilai krusial dalam upaya keluar dari zona merah klasemen.(*)