Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berenang sejauh 4 km ke bibir pantai untuk mencari pertolongan. Ibu dan kedua adiknya tersapu ombak dan mengapung di lautan. Dilansir dari , Selasa (3/2/2026) Austin bersama keluarganya sedang bermain paddleboard di Teluk Geographe, di selatan Australia Barat, pada hari Jumat (30/1). Lalu tiba-tiba angin kencang membalikkan kayak dan mendorong mereka menjauh ke laut.
Sang ibu, Joanne Appelbee, dengan berat hati menyuruh Austin untuk mencari bantuan, karena dia yakin putranya ini tangguh. Dia juga mempertimbangkan tak mungkin meninggalkan anak-anak di laut.
Austin itu kemudian mencoba mendayung kembali ke pantai, namun kayaknya mulai kemasukan air. Kemudian ia berenang selama empat jam dan memberi tahu tim penyelamat tentang apa yang terjadi pada keluarganya.
"Keberanian, kekuatan, dan keteguhan hati yang ditunjukkan oleh keluarga ini luar biasa, terutama anak muda yang berenang sejauh 4 km untuk meminta bantuan," kata Kelompok Penyelamat Laut Sukarelawan Naturaliste.
Aksinya ini membuat bocah tersebut dijuluki manusia super. Paul Bresland, komandan Kelompok Penyelamat Laut Sukarelawan Naturaliste menyebut aksi remaja ini luar biasa. Awalnya Austin berenang memakai pelampung, namun dia melepaskannya karena membuatnya kesulitan berenang.
"Dia berenang, menurut perkiraannya, selama dua jam pertama dengan mengenakan jaket pelampung. Anak itu mengira dia tidak akan selamat dengan jaket pelampung, jadi dia membuangnya, dan berenang selama dua jam berikutnya tanpa jaket pelampung," kata Paul. Remaja laki-laki itu berhasil membunyikan alarm pada pukul 18:00 waktu setempat , memicu pencarian besar-besaran untuk kerabatnya yang hilang dari pantai Quindalup. Pencarian ini melibatkan Polisi Air WA, Helikopter Penyelamat Australia Barat, dan sukarelawan penyelamat laut setempat.
Setelah pencarian 1,5 jam, sang ibu yang berusia 47 tahun dan adik laki-lakinya yang berusia 12 tahun, dan adik perempuan berusia delapan tahun, ditemukan sekitar pukul 20:30 oleh helikopter penyelamat. Saat ditemukan mereka sedang berpegangan pada papan dayung sekitar 14 km dari lepas pantai.
"Sebuah kapal penyelamat laut sukarelawan diarahkan ke lokasi mereka dan ketiganya berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke pantai," kata pihak kepolisian.
Inspektur James Bradley mengatakan insiden itu merupakan pengingat penting tentang betapa cepatnya kondisi laut dapat berubah.
"Untungnya, ketiga orang itu mengenakan jaket pelampung, yang berkontribusi pada keselamatan mereka," katanya kepada media lokal.
"Tindakan bocah berusia 13 tahun itu patut dipuji setinggi-tingginya - tekad dan keberaniannya akhirnya menyelamatkan nyawa ibu dan saudara-saudaranya," tambahnya.
Ibu dan kedua anaknya kemudian diperiksa oleh paramedis dan kemudian dikirim ke Kampus Kesehatan Busselton terdekat. Keluarga tersebut dipulangkan pada akhir pekan dan telah mengunjungi tim penyelamat untuk menyampaikan ucapan terima kasih mereka.







