SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak tujuh jabatan kepala OPD Pemprov Jatim kosong usia digelarnya rotasi jabatan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada pekan lalu.
Tujuh jabatan kosong itu adalah Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jatim, Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim, Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Asisten III Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, Kepala Bakorwil Pamekasan serta dua jabatan Staf Ahli Gubernur.
Baca juga: Pemprov Jatim Rombak Tata Kelola Penyaluran Dana Hibah, Total Rp 3,3 Trilliun Tahun 2026
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni menegaskan bahwa proses pengisian jabatan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Meski begitu hingga saat ini masih belum dilakukan pembentukan pansel untuk pengisian jabatan kosong tersebut
"Belum ya. Nanti kita lihat perkembangan selanjutnya ke depan untuk diisi jabatan-jabatan itu. Apakah melalui uji kompetensi atau lewat seleksi terbuka dengan membentuk Pansel,” tegas Indah, pada Surya.co.id, Selasa (3/2/2026).
Lebih lanjut wanita yang juga akrab disapa Yuyun itu menegaskan dalam pengisian jabatan tinggi pratama memang bisa dilakukan dengan dua mekanisme.
Untuk uji kompetensi dilakukan di antara pejabat eselon dua.
Sedangkan untuk seleksi terbuka pengisian dilakukan dengan open bidding oleh para eselon tiga.
“Kalau lewat seleksi terbuka berarti diambil dari pejabat eselon III dan tetap memperhatikan manajemen talentanya,” kata Indah.
Baca juga: Lantik Tujuh Kepala OPD Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah : Rotasi Putaran Pertama
Saat ini, diketahui, lima dari tujuh jabatan kosong itu telah ditunjuk pelaksana tugas.
Rincinya yaitu Kepala Dinas Pertanian Jatim Heru Suseno menjabat sebagai sebagai Plt Kadisbun Jatim.
Kemudian Kepala DP3AK Sufi Agustini merangkap Plt Kepala Bakorwil Pamekasan.
Kemudian Kepala BPKAD Jatim M Yasin merangkat jabatan sebagai Plt Kepala Bappeda Jatim.
Selain itu untuk Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PRKPCK) Jatim I Nyoman Gunadi merangkap sebagai Plt Kadis PU SDA Jatim.
Fungsional Widyaiswara Utama KH Akhmad Jazuli merangkap sebagai Plt Asisten III Administrasi Umum Sekdaprov Jatim.
Baca juga: Pemprov Jatim Mediasi Konflik Pengelola Tumpak Sewu dan Coban Sewu
Khofifah menegaskan rotasi pekan lalu menjadi yang pertama dimana Pemprov Jatim menggunakan Talent DNA.
Pihaknya memastikan pemanfaataan Talent DNA semakin melengkapi merit system yang diberlakukan di lingkungan Pemprov Jatim.
“Ini pertama kali kita gunakan mapping Talent DNA, yang kemudian dikuatkan dengan uji kompetensi oleh tim Pansel. Sehingga, kita harap pejabat yang dilantik bisa maksimal menjalankan tugas,” tegasnya.