Stroke Bukan Lagi Penyakit Lansia, Dokter Spesialis Neurologi Jelaskan Penyebabnya
February 04, 2026 04:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Stroke kini tidak lagi identik dengan usia lanjut, karena semakin banyak kasus terjadi pada usia 30–40 tahun.

Kondisi ini dipicu oleh gangguan aliran darah ke otak yang terjadi secara mendadak.

Ketika aliran darah yang semula lancar tiba-tiba terhenti, sel-sel otak tidak lagi mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup.

Kekurangan suplai ini kemudian memunculkan berbagai gejala klinis, bergantung pada bagian otak mana yang mengalami gangguan.

Karena setiap bagian otak memiliki fungsi berbeda, gejala stroke bisa sangat beragam dan sering kali datang tiba-tiba.

Baca juga: Kenapa Ketombe Makin Parah jika Stres & Jarang Keramas? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Dermatologi

Pertanyaan:

Stroke itu penyakit seperti apa?

Begini jawaban Dokter Spesialis Neurologi, dr. Galuh Candrasari, Sp.N dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.

Jawaban:

Stroke saat ini tidak hanya menyerang lansia, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada usia 30–40 tahun.

Setiap tiga menit muncul satu kasus stroke baru di seluruh dunia.

Stroke adalah gejala klinis yang muncul akibat gangguan aliran darah di otak yang terjadi secara mendadak.

Di mana aliran darah yang biasanya lancar tiba-tiba terhenti, sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke sel-sel otak terputus.

Kondisi inilah yang kemudian memicu berbagai keluhan neurologis pada pasien.

Semakin muda usia penderitanya, semakin menegaskan bahwa stroke tidak boleh lagi dianggap sebagai penyakit orang tua saja.

Otak merupakan organ yang sangat kompleks, di mana setiap bagiannya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Karena itu, gangguan aliran darah pada lokasi yang berbeda akan menimbulkan gejala stroke yang juga berbeda pada tiap pasien.

Ada bagian otak yang mengatur gerak, ada yang mengatur bicara, dan ada yang mengatur fungsi lain, sehingga gejala bisa sangat bervariasi.

Intinya, stroke selalu berawal dari terganggunya aliran darah ke otak secara mendadak.

Saat sel-sel otak tidak lagi mendapatkan oksigen dan nutrisi, terjadilah kerusakan yang tampak sebagai gejala klinis.

Inilah yang membuat stroke dikenal sebagai kondisi darurat medis yang wajib ditangani secepat mungkin.

(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Alifazahra Avrilya Noorahma/Tribunwow.com, Adi Manggala S)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.