Api Diduga dari Bekas Pembakaran Sampah, 2 Petak Rumah di Pelalawan Ludes Dilalap Si Jago Merah
February 04, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kebakaran menghanguskan dua petak rumah di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Rabu (3/2/2026) siang. 

Dua bangunan yang berdempetan itu habis dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah sekitar pukul 13.00 wib.

Diduga berasal dari bekas pembakaran sampah yang ada di samping bangunan yanh terletak di Jalan Lingkar Gang Olivia Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur. 

"Keterangan dari sakai di lapangan, pemilik rumah diketahui sempat melakukan pembakaran sampah di sekitar samping rumah sebelum kebakaran. Diduga api berasal dari situ," ungkap Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Shilton SIK kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (4/2/2026).

Bangunan yang terbakar itu milik korban Satizamq Zalukhu yang menghuni rumah permanen. Sedangkan satu bangunan Semi permanen yang ada di sampingnya ditempati oleh Ofianus Lase. Semuanya hangus dilalap api beserta beberapa perkakas rumah tangga yang ada di dalamnya. 

Api pertama kali dilihat oleh tetangga korban bernama Maryani dan Booziso Hulu.

Baca juga: Karhutla Masih Menyala di Pulau Mendol Pelalawan, Pemadaman Dilakukan Lewat Jalur Darat

Baca juga: Apa Ada Pemotongan Tunjangan TPP ASN Pemkab Pelalawan Tahun 2026? BPKAD Tegaskan Hal Ini

Saat itu saksi Maryani hendak berbelanja ke warung yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia melihat kepulan asap yang berasal dari bagian samping rumah milik korban Satizama Zaluku. 

Awalnya ia mengira jika asap tersebut hanya asap biasa. Namun setelah dilihat dengan seksama, kepulan asap itu terlihat semakin tebal dan membesar.

"Saksi dan warga sempat memadamkan api secara manual menggunakan peralatan seadanya. Kemudian menghubungi pemadam kebakaran," tutur AKP Shilton. 

Sekitar jam 13.15 wib personil dan mobil Damkar milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pelalawan serta regu pemadam dari PT RAPP tiba di lokasi. Pemadaman dilakukan petugas gabungan dan dibantu personil kepolisian. Sekitar jam 13.30 wib api berhasil dikuasai dan dilanjutkan dengan pendinginan.  

Dari penjelasan saksi-saksi di lapangan yang dihimpun polisi, pemilik rumah diketahui sempat melakukan pembakaran sampah di sekitar samping rumah.

Pada saat pembakaran sampah tersebut berlangsung, saksi berada di warung bersama istrinya dan tidak mengetahui secara pasti kapan api mulai merembet. Diduga api dari pembakaran sampah tersebut tidak padam total dan menyulut material mudah terbakar di sekitar lokasi dan menjadi kebakaran yang lebih besar.

"Tidak ada korban luka dan korban jiwa akibat kebakaran itu. Namun kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 100 juta," tambahnya.

Kabid Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pelalawan, Syafrizal menyebutkan, tim Damkar langsung turun ke TKP setelah mendapatkan laporan. Sebanyak 18 orang personil beserta empat mobil serta sepeda motor maupun alat pemadam dibawa untuk memadamkan api tersebut. 

"Api dilokalisir terlebih dahulu supaya tidak menjalar ke bangunan lain. Setwlah api padam, langsung pendinginan," tambah Syafrizal. 

Material bangunan semi permanen membuat api cepat merembet dan menguasai bangunan. Setelah tidak ada lagi asap dan bara api, tim kembali ke markas Damkar.

( Tribunpekanbaru.com /Johannes Wowor Tanjung)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.