TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYAR – Kodam IV/Diponegoro menjawab mengenai dugaan intelijen yang mengawai mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (2/2/2025).
Dalam video beredar, menampilkan momen Anies Baswedan bertemu dan berfoto bersama tiga pria yang disebut sebagai intel TNI saat berada di sebuah rumah makan di Karanganyar.
Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo membenarkan bahwa tiga pria yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intelijen dari Kodim Karanganyar.
"Sehubungan dengan beredarnya video bapak Anies Baswedan yang berfoto dengan orang yang disebutkan dalam video anggota Intel Kodim dan Korem. Kami sampaikan penjelasan Bahwa dari hasil pendalaman yang kami lakukan, kami sampaikan bahwa benar 3 orang yang berfoto dengan Bapak Anies di video tersebut adalah anggota Intel Kodim Karanganyar," kata Andy dalam rilisnya, Rabu (4/2/2026).
Andy menjelaskan, pertemuan antara anggotanya dengan Anies Baswedan terjadi di Warung Soto Mbok Giyem, Kabupaten Karanganyar.
Menurutnya, keberadaan tiga anggota tersebut murni karena makan siang.
"Saat dikonfirmasi, anggota menyampaikan bahwa keberadaan mereka di sana adalah murni sekedar untuk makan siang, selepas menghadiri rapat pemantauan wilayah, kehadiran mereka murni untuk makan siang dan tidak mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan siang di tempat yang sama," ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Anies Baswedan di warung tersebut bersifat kebetulan.
"Secara kebetulan, hadir Bapak Anies di Warung Mbok Giyem dan Kemudian ketiga anggota tersebut diajak berfoto bersama oleh Bapak Anies. Jadi sekali lagi kami sampaikan bahwa benar ketiga orang tersebut adalah anggota Intel Kodim Karanganyar, yang ketika sedang makan siang, secara kebetulan setelah itu Bapak Anies juga mendatangi warung Mbok Giyem dan selanjutnya mengajak ketiga anggota untuk melakukan Foto bersama," katanya.
Baca juga: Pengamat Politik: Anies Baswedan Mulai Siap-siap untuk Pilpres 2029
Andy menegaskan, tidak ada kepentingan dari anggotanya untuk mengawasi kegiatan Anies Baswedan.
Ia menyatakan bahwa status Anies saat ini adalah warga masyarakat biasa.
"Poin penting yang Kami sampaikan disini, bahwa tidak ada kepentingan dari ketiga anggota tersebut untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies dan kami sampaikan bahwasanya saat ini Bapak Anies juga merupakan Masyarakat biasa. Demikian saya sampaikan Klarifikasi terkait video viral yang beredar," tutupnya.
Viral di Media Sosial
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, video berdurasi 46 detik itu diunggah pada Senin (2/2/2025).
Dalam tayangan tersebut, Anies Baswedan terlihat sedang berfoto bersama tiga pria.
Pada bagian awal video, muncul tulisan berbunyi, "Anies diintil Intel Karanganyar, malah diajak poto bareng".
Video kemudian memperlihatkan Anies Baswedan mengajak ketiga pria tersebut berfoto bersama.
Anies mengajak mereka berfoto sambil berkata, "ayo foto bareng yang tugas malah nggak kefoto, daripada sembunyi-sembunyi to, kita enakan foto bareng, mas,".
Salah satu pria berbaju merah kemudian mengatakan, "Saya tadi habis kegiatan," yang langsung disambut Anies Baswedan dengan candaan, "halah ojo ngono, saya kemana-mana sering ditemeni,"
Di akhir video, Anies Baswedan mengucapkan terima kasih sekaligus menitipkan salam.
"Terima kasih dijagain, salam buat komandannya," ujar Anies dalam video tersebut.
Hingga pukul 18.45 WIB, unggahan video itu telah disukai 50,3 ribu akun, memperoleh 5.602 komentar, dibagikan ulang sebanyak 4.234 kali, serta dibagikan ke berbagai platform sebanyak 19,1 ribu kali.