Inilah 5 Guru Besar UNM Tarung Pilrek 2024, Prof Farida Kini Cari Rektor Baru Gantikan Prof Karta
February 05, 2026 02:04 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Negeri Makassar (UNM) segera mencari rektor baru menggantikan Prof Karta Jayadi.

Prof Karta Jayadi diberhentikan dari  Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) usai tersandung kasus dugaan penyebaran konten pornografi.

Ia dinonaktifkan menjabat Rektor UNM pada 4 November 2025.

Prof Karta hanya 18 bulan menjabat.

Ia dilantik menjadi Rektor UNM 17 Mei 2024.

Kemdiktisaintek menugaskan Prof Farida Patittingi mencari rektor baru paling  lambat enam bulan sejak masa tugas sebagai Plt Rektor UNM per 23 Januari 2026.

Tahun 2024, da lima calon rektor UNM bertarung.

Baca juga: Tunggu Hasil Kasasi, Reaksi Plt Rektor UNM Soal PT TUN Perintahkan Kembalikan Jabatan Ichsan Ali

Mereka Prof Ichsan Ali, Prof Hasmyati, Prof Karta Jayadi, Prof Eko Hadi Sujiono, dan Prof Hasnawi Haris.

Pemilihan pertama, Prof Hasmyati unggul atas Prof Karta Jayadi.

Prof Hasmyati mengumpulkan 51 suara dan Prof Karta Jayadi hanya meraih lima suara.

Namun Pilrek harus diulang.

Lagi-lagi, Prof Hasmyati kembali unggul melawan Prof Karta Jayadi.

Prof Hasmyati meraih 40 suara dan Prof Karta Jayadi meraih 14 suara.

Posisi ketiga Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Prof Hasnawi Haris 5 suara.

Keempat Prof M Ichsan Ali 3 suara.

Posisi kelima Prof Eko Hadi Sujiono 1 suara.

Ada tiga calon maju ke putaran kedua.

Yaitu Prof Hasmyati, Prof Karta Jayadi, dan Prof Hasnawi Haris.

Hasil putaran kedua, Prof Karta Jayadi tampil sebagai pemenang.

Guru Besar Fakultas Seni dan Desain itu meraih 54 suara.

Ia berhasil mengungguli kedua pesaingnya.

 Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahrgaan Prof Hasmyati meraih 44 suara. 

Guru besar Fakultas Ilmu Sosial Prof Hasnawi Haris meraih 0 suara. 

Menteri Brian Yulianto telah memerintahkan Prof Farida segera menyelenggarakan tahapan pemilihan rektor definitif.

‎“Sudah harus dimulai, bukan harus sudah selesai,” ujar Prof Farida kepada Tribun-Timur.Com,  Kamis (5/2/2026).

Prof Farida menyatakan optimistis dapat menjalankan proses pemilihan rektor dengan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Professor Hukum Unhas ini menegaskan bahwa sebelum memulai tahapan pemilihan, harus dipastikan terlebih dahulu seluruh layanan berjalan dengan baik.

‎“Ini kan harus konsultasi dulu. Banyak hal yang harus saya laksanakan. Saya harus memastikan seluruh Tridharma Perguruan Tinggi, layanan administrasi, dan layanan akademik berjalan dengan baik,” ujarnya.

Isi Surat Perintah Mendikti Brian ke Farida Patittingi

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi secara resmi menugaskan Prof Farida Patittingi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM).

‎Penunjukan Prof Farida sebenarnya telah ditandatangani Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto pada 23 Januari 2026.

‎Namun, Prof Farida baru diperkenalkan secara resmi pada saat wisuda mahasiswa UNM di Pelataran Gedung Pinisi Jalan AP Pettarani Rabu (4/2/2026).

‎“Yang kami hormati Pelaksana Tugas Rektor UNM Prof Farida Patittingi,” ucap Wakil Rektor I UNM Prof Hj Haslinda saat mengawali pembacaan nama-nama wisudawan.

‎Kepada Tribun-Timur.com, Kamis (5/2/2026), Prof Farida mengatakan dirinya ditugaskan menteri sebagai Plt Rektor selama satu tahun atau hingga ditetapkannya rektor definitif.

‎“Dalam surat perintah Pak Menteri, saya diperintahkan untuk bertindak sebagai Plt dalam jangka waktu satu tahun atau sampai dilantiknya rektor definitif,” jelasnya.

‎Sebagai Plt, kewenangan Prof Farida menjadi lebih besar.

Meski demikian, ia menegaskan tetap berada dalam jalur koordinasi dengan kementerian dalam mengambil kebijakan.

‎“Namun, dalam pengambilan keputusan strategis, saya tetap berkoordinasi dengan menteri,” ucapnya.

‎Farida mengungkapkan, dalam surat perintah tersebut, ia juga ditugaskan untuk segera menyelenggarakan pemilihan rektor.

‎Paling lambat enam bulan masa tugas sebagai Plt, tahapan pemilihan rektor sudah harus dimulai.

‎‎Prof Farida optimistis dapat menjalankan proses pemilihan rektor dengan lancar.

‎Ia menyebutkan, selama tiga bulan menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh), dirinya mendapatkan sambutan yang cukup baik dari sivitas akademika UNM.

‎“Alhamdulillah, saya sudah bisa memetakan kondisi Universitas Negeri Makassar,” ujarnya.

‎Selain itu, Prof Farida juga diperintahkan menteri untuk terus menjaga kualitas pelayanan kepada mahasiswa.

‎Mulai dari layanan akademik hingga layanan administrasi.

‎“Memastikan seluruh proses pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. Saya harus menjamin seluruh penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, layanan akademik, serta layanan administrasi tetap berjalan optimal,” jelasnya.

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.