Sudah 3 Pekan Dipegang LDA, Museum Keraton Solo Masih Tutup, Kapan Buka?
February 05, 2026 05:11 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Sejak drama gembok-gembokan kembali terjadi pada Jumat (16/1/2026), Museum Keraton Solo masih ditutup hingga Kamis (5/2/2026).

 Ketua LDA GKR Koes Murtiyah Wandansari menjelaskan bahwa pihaknya baru berencana membuka museum pada pekan depan.

“Museum minggu depan baru mulai lagi. Baik dibuka maupun dilanjutkan revitalisasinya,” jelasnya saat ditemui Kamis (5/2/2026).

Konflik di Tengah Upaya Perdamaian

Seperti diketahui, meski kedua kubu Pakubuwono XIV Purbaya dan Pakubuwono XIV Hangabehi telah bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, konflik tak lantas mereda.

Drama gembok-gembokan di Keraton Kasunanan Surakarta kembali terjadi.

Pada Sabtu (13/12/2025), sejumlah utusan Pakubuwono XIV Purbaya menggerinda gembok secara paksa dan menggantinya dengan gembok baru.

Kemudian, pada Jumat (16/2/2026), LDA yang mendukung Pakubuwono XIV Hangabehi juga melakukan hal serupa.

DIGEMBOK - Pintu Keraton Solo digembok pada Sabtu (13/12/2025) lalu. Hal ini berkaitan dengan Pakubuwono XIV Purbaya yang melakukan penggantian kunci sekitar 10 pintu. Peristiwa ini sempat diwarnai adu mulut antara kedua kubu yang sedang berselisih mengenai penerus tahta.
DIGEMBOK - Pintu Keraton Solo digembok pada Sabtu (13/12/2025) lalu. Hal ini berkaitan dengan Pakubuwono XIV Purbaya yang melakukan penggantian kunci sekitar 10 pintu. Peristiwa ini sempat diwarnai adu mulut antara kedua kubu yang sedang berselisih mengenai penerus tahta. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Kepemimpinan dan Kewenangan Museum

Meskipun akses terhadap museum dipegang oleh kedua kubu, hal ini tak lantas membuat museum bisa dibuka untuk publik.

Saat ini, dengan turunnya Surat Keputusan Menteri Kebudayaan yang menunjuk KGPHPA Tedjowulan sebagai pelaksana, museum menjadi salah satu kewenangannya.

Dalam SK tersebut, KGPHPA Tedjowulan diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Pangageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua LDA GKR Koes Murtiyah Wandansari.

“Itu kan sudah dipasrahkan dengan SK Pak Menteri. Tinggal rembug saya dengan Gusti Tedjowulan,” jelasnya.

Rencana Pembukaan untuk Publik

Meski ia berencana membuka museum minggu depan, pihaknya belum bisa memastikan kapan pengunjung bisa kembali mengakses semua ruangannya.

Walaupun demikian, ia berharap seluruh bagian museum dapat dibuka.

“Insyaallah dibuka semua (museum),” tuturnya.

Baca juga: Kubu PB XIV Purbaya Sebut Gugatan Penggantian Nama oleh LDA Salah Alamat : Bukan ke PN Solo

Seperti diketahui,drama gembok-gembokan di Keraton Kasunanan Surakarta muncul akibat perselisihan antara dua kubu keturunan Pakubuwono XIV, yaitu Pakubuwono XIV Purbaya dan Pakubuwono XIV Hangabehi.

Konflik ini terjadi meskipun kedua pihak sudah pernah bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mediasi, namun perselisihan belum terselesaikan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.