Drawing Asian Minifootball 2026: Indonesia Satu Grup dengan Lebanon, Irak, dan Timor Leste
Abdul Majid/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia menegaskan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Minifootball Championship 2026 yang akan digelar di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, pada 24 April hingga 4 Mei 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, drawing fase grup Asian Minifootball Championship 2026 dilaksanakan di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian resmi turnamen minifootball paling bergengsi di kawasan Asia.
Baca juga: FSMI Gelar Turnamen Minifootball Series 2025/2026: Klub Juara Tampil di Kejuaran Asia
Jakarta dipilih sebagai lokasi pelaksanaan drawing karena dinilai memiliki fasilitas representatif serta akses internasional yang memadai.
Sementara itu, seluruh pertandingan Asian Minifootball Championship 2026 akan dipusatkan di Palembang.
Dalam proses pengundian, 12 negara peserta dibagi ke dalam empat grup.
Drawing dilakukan secara terbuka dan transparan serta disaksikan langsung oleh para delegasi resmi dari masing-masing negara peserta.
Adapun hasil drawing fase grup Asian Minifootball Championship 2026 adalah sebagai berikut:
Grup A: Lebanon, Timor Leste, Indonesia, Irak
Grup B: Maladewa, Singapura, Chinese Taipei, Arab Saudi
Grup C: Qatar, Bahrain, Filipina, India
Grup D: Pakistan, Kazakhstan, China, Brunei Darussalam
Hasil undian tersebut menunjukkan potensi persaingan ketat sejak fase grup. Sejumlah negara unggulan tergabung dalam grup yang sama, sehingga diprediksi menghadirkan pertandingan menarik dan penuh tensi tinggi saat kompetisi berlangsung di Palembang.
Ketua Pelaksana Asian Minifootball Championship 2026, Agung Kurniawan, mengatakan pemilihan Palembang sebagai venue pertandingan merupakan keputusan strategis.
Menurutnya, Palembang memiliki infrastruktur olahraga yang memadai, pengalaman sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga nasional dan internasional, serta dukungan kuat dari pemerintah daerah.
“Indonesia siap menjadi tuan rumah dan menyambut para peserta dari 12 negara dengan penuh keramahan,” ujar Agung saat ditemui di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, Presiden International Minifootball Federation (IMF), M. Al Dausari, memberikan apresiasi atas kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan dua agenda penting, yakni pelaksanaan drawing di Jakarta dan pertandingan di Palembang.
Menurutnya, pembagian lokasi tersebut mencerminkan kesiapan Indonesia secara nasional dalam mendukung pengembangan minifootball di Asia.
Ketua Umum Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI), Yan Mulia Abidin, menegaskan kejuaraan ini kembali menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
Ia berharap Asian Minifootball Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memajukan olahraga minifootball serta memperkuat posisi Indonesia dan Asia di tingkat dunia.
“Semula Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Bola Mini 2026. Namun, Presiden IMF menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah Mini Football Asian Championship 2026 menggantikan Vietnam yang terkena sanksi. Jadi, Indonesia akan menggelar dua event internasional sekaligus pada 2026,” ujar Yan Mulia Abidin.
Ia menambahkan, kepercayaan tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi KSMI, terlebih setelah dirinya dipercaya menjabat sebagai Presiden Asian Mini Football Confederation (AMFC) pada November 2025.
“Ini menjadi bukti bahwa Indonesia mendapatkan kepercayaan dunia internasional dalam pengembangan olahraga minifootball di Asia. Karena itu, KSMI bertekad menyukseskan dua event internasional tersebut,” pungkasnya.