TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – BPS Provinsi Jambi merilis persentase penduduk miskin periode Maret hingga September 2025 turun sebesar 0,30 persen.
Kemiskinan pada September 2025 di wilayah perkotaan turun sebesar 0,27 persen poin dan perdesaan turun 0,31 persen poin.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha.
Dia mengatakan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) menunjukkan penurunan baik di perkotaan maupun perdesaan.
“Ini menunjukkan bahwa rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan mengalami penurunan,” katanya, Kamis (5/2/2026).
Aidil menjelaskan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga mencatat penurunan baik di perkotaan maupun perdesaan.
“Penurunan ini menunjukkan bahwa distribusi pengeluaran di antara penduduk miskin semakin kecil,” jelasnya.
“Disparitas kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan tidak jauh berbeda dibandingkan dengan disparitas kemiskinan pada Maret 2025,” lanjutnya.
Menanggapi itu, Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo, mengatakan program kerja Pemerintah Provinsi Jambi telah berupaya menekan angka kemiskinan.
Beberapa di antara program tersebut ialah beasiswa untuk pelajar SMK, SMA, dan SLB.
Selain itu, Agus menuturkan program bedah rumah juga bertujuan mengentaskan kemiskinan di Provinsi Jambi.
Dia menjelaskan masyarakat kurang mampu akan diberikan beragam program bantuan.
Satu di antara bantuan itu ialah bantuan modal UMKM.
Agus menerangkan ke depan diharapkan keluarga kurang mampu terbantu setelah menerima bantuan tersebut.
Dengan demikian, keluarga kurang mampu dapat beranjak dari garis kemiskinan.
“Nanti diharapkan orang tuanya itu mempunyai usaha, anaknya dapat beasiswa, rumahnya yang buruk nanti dilakukan bedah rumah,” pungkasnya.
Sebelumnya, BPS Provinsi Jambi bersama KPW Bank Indonesia, Kanwil DJPb, dan Bappeda Provinsi Jambi menggelar rilis terkait pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Kepala BPS Provinsi Jambi, Kepala KPW Bank Indonesia Provinsi Jambi, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jambi, dan Kepala OJK Provinsi Jambi.
Baca juga: Wawako Diza Minta Jemaah Haji Kota Jambi Jaga Kesehatan