TRIBUNJAMBI.COM - Terjadi kelangkaan tabung gas 3 Kg di Jambi. Hampir di seluruh wilayah kabupaten kota di Provinsi Jambi kesulitan mendapatkan pasokan tabung gas 3Kg.
Bahkan di tingkat pengecer, harga isi ulang tabung gas 3Kg bisa mencapai Rp35.000 per tabung.
Namun meski begitu, pihak Pertamina memastikan ketersediaan dan penyaluran tabung gas subsidi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Batanghari tetap terjaga sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah serta tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menyampaikan bahwa Pertamina terus melakukan pemantauan dan pengendalian distribusi LPG subsidi 3 kg di seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Batanghari yang memiliki 9 agen dan 348 pangkalan aktif.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat serta memberikan arahan tegas kepada seluruh agen LPG untuk mengimbau pangkalan agar mendahulukan konsumen rumah tangga dibanding pengecer, serta mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku," ujar Rusminto.
Baca juga: Video Cukur Kumis Viral di TikTok dan Telegram Sampai Buka Hijab, Pemeran Wanita Kabarnya Ditangkap
Baca juga: 5 Promo Jamtos Februari 2026, Ada Chatime Rp15 Ribu dan Kidzoona Rp100 Ribu
Data penyaluran LPG 3 kg di Kabupaten Batanghari per 31 Januari 2026 menunjukkan distribusi berjalan normal.
Hasil pemantauan lapangan menunjukkan bahwa harga jual di pangkalan resmi telah sesuai dengan HET sebesar Rp17.000 per tabung.
Untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan, Pertamina akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat melakukan pengawasan bersama ke pangkalan-pangkalan resmi serta usaha-usaha yang tidak berhak menggunakan LPG 3 kg.
"Kami terus mengingatkan seluruh agen dan pangkalan untuk menjual LPG 3 kg sesuai HET yang ditetapkan. Masyarakat juga diimbau untuk membeli langsung di pangkalan resmi dengan membawa KTP sebagai bukti identitas konsumen yang berhak menerima subsidi," tambah Rusminto.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di setiap desa dan kelurahan guna memperoleh harga sesuai HET.
Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg.
Sebagai bagian dari upaya menjaga ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat yang tidak termasuk dalam golongan penerima subsidi untuk menggunakan LPG nonsubsidi, seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg.
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan apabila menemukan indikasi penyaluran LPG subsidi yang tidak sesuai ketentuan melalui Pertamina Contact Center 135. (rls)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi