BANGKAPOS.COM - Sosok perwira polisi menengah bernama AKP Malaungi kini sedang jadi sorotan
AKP Malaungi adalah Kasat Narkoba Polres Bima yang ditangkap Polda NTB karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba.
Nama berikut gelar lengkapnya adalah AKP Malaungi, S.H., M.H.
Ia seorang perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dengan tiga balok kuning di pundaknya.
AKP Malaungi atau AKP M pernah bertugas sebagai Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa pada periode sekitar 2021 hingga 2023.
Setelah itu ia ditunjuk sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota sekitar 2024 hingga Februari 2026 ini.
AKP Malaungi diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB bersama Bidpropam Polda Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), Selasa (3/2/2026) malam.
Sebelum penangkapan AKP M, tim dari Polda NTB melakukan penggeledahan di ruang Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota.
Dari penggeledahan tersebut, diduga ditemukan sejumlah barang bukti berupa bong, klip sabu kosong, serta beberapa poket yang diduga berisi narkotika jenis sabu.
Dugaan keterlibatan AKP Malaungi bermula dari pengembangan penyidikan terhadap dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan oknum anggota kepolisian, Bripka IR alias Karol, beserta istrinya.
Direktur Resnarkoba Polda NTB Komisaris Besar Polisi Roman Smaradhana Elhaj menyebutkan bahwa Bripka Karol bersama istri dan dua rekannya telah berstatus tersangka dan menjalani penahanan di Mapolda NTB.
Bripka Karol bersama istrinya diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kota Bima. Dua rekannya turut serta membantu dalam peredaran.
Dari kasus Bripka Karol, polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu dengan berat bruto 35,76 gram dan uang tunai Rp88,8 juta yang diduga uang hasil transaksi narkoba.
Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, mengonfirmasi adanya proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Namun, ia enggan memberikan komentar lebih jauh dan menyarankan agar konfirmasi langsung dilakukan kepada Polda NTB.
"Coba konfirmasi dengan polda," kata Herman lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (4/1/2026).
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Muhammad Kholid belum bisa memastikan terkait adanya kegiatan penangkapan AKP M.
Kombes Kholid akan berkoordinasi dengan jajarannya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
"Saya cek dulu," singkat Kholid lewat pesan WhatsApp.
(Tribun Medan/ Bangkapos.com)